At last, we arrived in Finland! (Finland trip part -2)

Alhamdulillah… no delay and we had a safe trip to Helsinki. Sampai disana, pas landing… kita terdiam……

krik..krik..krik.. “are we on the artic or where??” . Jadi pesawat mendarat di’lautan’ salju, semuanya sejauh mata memandang, putih salju semua!! Masya Allah.. perasaan baru beberapa bulan lalu aku melihat sejauh mata memandang tuh gurun pasir semua di Arab, but now? Kebalik 180 derajat! I said to Bilkis, “Bil, I don’t think I want to get out from this plane..”. Jadi, ternyata badai salju kemarin itulah yang membuat semua Helsinki menjadi tertutp salju tebal seperti ini, humm… I immediately wore my coat and got off from the plane.

This Vantaa airport is much smaller than Frankfurt airport, but I love it.. kayanya nyaman aja dan banyak tempat belanjanya yang gak jauh-jauh jaraknya =D. Setelah ambil bagasi, kita berpisah dengan mas Joko dan Mr. Jhon (dari Filipina yang kita kenalan di airport Frankfurt, gara-gara insiden delay trip itu, hehe..). Lalu, Keith Sutton, ketua eh pkoknya pimpinannya NSN Research and Development global centre menjemput kita ternyata, karena si Anneli yang harusnya ngurusin kita malah sakit (dan sampai pulang dari Finland, kita gak pernah ketemu dia). Orangnya ternyata ramah banget dan asalnya dari US.

Masa beliau bawain koperku yang beratnya lebih dari 20 kg itu dari airport ke mobilnya, beuh, jadi gak enak. Terus selama di perjalanan, kita jadi tahu kalau dia udah kerja di Nokia dari hampir duapuluh tahun lalu, dan dia itu yang pertama buat program SMS lho. Waahh… what a brilliant! Perjalanan dari Vantaa ke Espoo (tempat kita tinggal dan kerja ke NSN) memakan waktu cukup lama, sekitar setengah jam dan melewati Helsinki (diantara kedua kota tersebut).

Hotel Sello

Hotel Sello

Di kota Espoo, kita sampai di Hotel Sello. Hotel ini disebelahnya ada shopping centre dan di belakangnya langsung stasiun bus, kereta, humm… asik dah. Sampai di hotel ternyata gak ada abang-abang yang bawain barang kayak di hotel Indonesia, huix… terus masa, koperku yang beratnya lebih dari dua puluh kg itu dibawain sampai depan pintu kamar dunx! Kata dia, udah gak usah cemas atau gak enakan, walaupun saya vice president, tapi gapapa kok…. Gile bo’, nyang bawain koper ku, vp euy. Beuh… di Indonesia mana mau orang dengan megang jabatan mau ngangkut-ngakutin barang tamunya. Mending kalau tamunya rekan bisnis ya, lha tapi kita? Kita siapa?😦

Jam menunjukkan hampir pukul setengah 4 sore, udah agak gelap dan di luar hujan salju! Dasar orang dari ‘hot-country’, dikala orang-orang pada di dalam rumah because of this kind of whather, eh kita malah keluar buat foto-foto =p . Yah, kapan lagi….hehehehe… Pake payung pun kagak ngaruh, tetap saja wajah kena terpaan hujan salju dan anginnya lumayan juga, brrrr…. untung pake long-jones, baju 3 lapis + coat, celana 3 lapis juga, jadi lumayan nahan juga =D

Where am I?

Where am I?

Kita mampir di mall, karena aku tiba-tiba sesak gara-gara kebanyakan baju yang dipake… hwaaahh… jadi istirahat dulu, baru deh pulang, hari sudah gelap… =( . Sampai hotel langsung tidur (jam6 udah Isya loh, magrib-nya masa jam 3an, heuu…), dari jam 6 bangun-bangun besoknya jam 5. Kenyaaangg…. emang enak tidur di musim dingin =)

Ayo masuk ke hotel, hujan salju!

Ayo masuk ke hotel, hujan salju!