Eid-in-Brrr…

Central Mosque Edinbra
Central Mosque Edinbra

20 Sept 2009

 

Hari ini telah diputuskan jatuh 1 Syawal untuk Scotland. Hmm… sepi sekali sih disini, tak ada gema takbir, bunyi gendang ataupun petasan. Malam terakhir Ramadan, datang ke mushola untuk (seperti biasa) ambil jatah buka puasa, hiks…. Pagi-paginya telah janjian sama anak Vibot muslim lainnya untuk kumpul di depan bus stop jam setengah 8 menuju Central Mosque di city center. Alhamdulillah ketemu dengan dua orang perempuan Syria di kampus yang sama-sama mau solat Id, jadinya gak cewe sendirian deh  🙂

Karena hari minggu, bus-nya baru datang jam 08.07, sedangkan jadwal sholatnya dimulai 08.45. Heuu.. sempat ketar-ketir juga,sempet gak nih? Mana uang koin 1-pound ku jatuh entah dimana, jadinya gak bisa beli day-ticket, jadinya beli satuan deh. Tapi Alhamdulillah dikasi 3-pound sama temen perempuanku yang Syria itu, baik banget… ^^ . Ternyata sampai di city center udah jam 08.42, fffhuuu…. sedangkan masih harus menunggu satu bus lagi untuk ke masjid. Tapi berhubung masih lama datangnya (minggu oy), jadi kita semua memutuskan untuk JALAN kaki ke central mosque.

 

Yah.. ternyata bukan jalan deh, pada LARI semua… waaaaa…. aku paling belakang, jilbaber2 pada lari, teman-temanku juga pada lari menyeberang jalan, melintasi tikungan, memutari jembatan North Bridge. Hosh…hosh… para lelaki sudah gak keliatan di depan. Mereka semua pada mengejar waktu sholat Id yang jam 08.45. Padahal sih menurutku gak bakal kekejar, karena sekarang udah jam 08.47! Aku slow down aja deh, biarin… tapi ditinggal bo’, gimana gak tau jalan…

Jadi… LARI lagi…..udah kayak maen kejar-kejaran film teroris euy. Orang-orang jadi pada bingung, ngeliatin kita. Ada kakek-kakek di pinggir jalan nanya, ‘What are you rushing for?’. Hosh..hosh… waktu sholat Id, Pak, ke masjid! Aku bertanya ke temanku, “masih lama gak ya? masih jauh?”. Dengan santainya jawab, “iya, masih jauh…”. Haaaa….. kenapa gak naik bus aja tadi, nunggu di bus stop. Setidaknya gak usah ngos-ngosan kayak gini.

Di depan terlihat juga gerombolan laki-laki yang pake baju adat kayak mau nari piring atau serampang 12. Aha… pasti orang-orang Malaysia dengan baju Malay-nya. Mereka juga mau ke masjid! Melintasi Universitas Edinburgh yang kuno (serem dah kayak Howgarts). Hmmm…. setelah berjalan cepat (karena uda capek), akhirnya sampai juga di Central Mosque Edinburgh. Sampe sana, ternyata udah khotbah…  -__-;

We missed it.. But, ternyata ada 1 kali lagi sholat Id yang kloter terakhir jam 10. Wah, Alhamdulillah sekarang kan jam9-an, berarti  musti nunggu ampir sejam lah. Tapi beneran super penuh, karena bagian perempuan-nya bukan dalam masjid melainkan di belakang masjid, dibuatkan tenda dan tikar. Aku dan dua orang teman Syria ku menunggu diluar, karena di dalam masih penuh jamaah yang mendengarkan khotbah.

Giliran kita masuk… hmm… di dalamnya berkumpul muslimah-muslimah dari penjuru negara deh. Ada Arab, Bosnia (eropa bule2 gitu deh), Pakistan, Malaysia (ini lumayan banyak, berkumpul), dan Afrika. Mereka saling bertegur salam, memberikan ucapan Eid Mubarok, sedangkan yang Malaysia pada foto-foto bareng di dalam, yang Pakistan juga sibuk ngobrol satu sama lain, sedangkan banyak sekali anak – anak yang bermain, berteriak dan berlarian didalamnya, bayi-bayi juga dengan tenangnya tidur di kereta/kursi bayinya. Subhanallah… aku hanya diam saja memandangi dan mengamati dalam hati. Bingung juga… kok gak ada orang Indonesia disini?? Banyak yang kusangka Indonesia, tapi pas dengar mereka ngomong, yaaahh… Malaysia, hehe… tapi gapapa semuanya kan sodara.

depan masjid... :)

depan masjid...🙂

Sholat Id dimulai, dilanjutkan dengan khotbah… tapi suara khotib-nya kurang terdengar karena ribut sekali suara anak-anak di dalam tenda perempuan. Ya tak apalah… pulangnya, dua gadis Syria izin duluan karena mereka buru-buru ada temannya yang akan datang. Humm…. aku sendirian, menunggu ikhwan2 vibot di luar masjid. Tadinya aku ingin mampir-mampir ke toko Halal atau beli apa gitu di city center, tapi tampaknya mereka gak mau mampir-mampir. Maklumlah, cowo kali ya, males belanja2, hehe… yasulah… tapi lumayan juga, dikasi Pistachio sama orang Pakistan, hihi…

Pulang lagi ke kampus, ketiduran di bus… -__-; . Untung aja gak nyasar, heuu… aku senang hari ini bisa ketemu para muslim di Central Mosque. Tapi aku juga sedih.. kayaknya ada yang ilang, gak komplet aja. Walaupun Alhamdulillah pagi-pagi udah webcam-an sama semua keluarga di Jakarta yang lagi lebaran  :D  . Hooo….nikmati aja deh, kapan lagi lebaran sendirian di negeri orang? Kayaknya (dan semoga) ini 1x aja deh seumur hidup…🙂