Creepy Experience in my Hall

Kamis, 17 Desember 2009

Hari itu, sepulang final exam Image Processing, yang merupakan final exam terakhir di semester ini, aku kembali ke Hall akomodasi ku setelah lelah bermain dengan bola-bola salju. Teringat cucian yang menumpuk selama masa ujian ini, jadi langsung aja malam itu bolak – balik ke tempat laundry – Hall sambil nunggu laundry selesai. Ada hal yang aneh, di lounge Hall ku, teman ku sedang berbicara sangat serius dengan dua orang lelaki bertampang parlente dengan coat hitam elegan dan topi ala detektif, serta tas kerja beberntuk kotak hitam yang klasik. Wew, kayak di Inggris aja (lho?).. Aku melewati mereka tanpa curiga.

Huff… selesai juga akhirnnya semua laundry dan saatnya untuk beristirahat di kamar yang damai. Tiba – tiba pintu kamar ku diketuk. Humm… siapa ya, malam-malam begini? Siang – siang aja sangat jarang ada yang mengetuk pintuku. Dengan enggan, aku pun melangkah ke arah pintu, meraih gagang pintu dan membukanya. Di depanku aku mendapati dua sosok berjubah hitam, aku lihat dari bawah lalu ke atas dan… salah satu dari mereka menunjukkan dompet identitasnya sambil berkata, “Kami dari kepolisian.”. Glek! Haaa… ada apa??

“Kami ingin mewawancarai Anda mengenai sesuatu hal yang terjadi di Hall ini. Pertama, apa sekitar hari Minggu – Senin, Anda ada di Hall? Apa Anda mendengar atau melihat sesuatu yang mencurigakan?”

“Ya.. saya berada disini terus selama Minggu-Senin (ya iyalah, selama 1 minggu aku belajar terus berlumut dikamar sebelum ujian) tapi saya gak mendengar atau melihat sesuatu yang aneh. Memang ada kejadian apa, Pak?”

“Maaf, kami tidak bisa memberitahu Anda apa yang terjadi. Tapi Anda jangan khawatir, Anda aman untuk tinggal disini.”

“Oh okay..”. Lalu wawancara berlanjut menanyakan hal-hal yang detail, ahh… ada apakah? Jadi semakin penasaran! Ternyata orang – orang yang tinggal di lorong dekat ku memang semuanya di wawancara oleh polisi. Hmm.. mungkin ada pencurian ya? Atau kemalingan? Atau apa gitu?

Hari demi hari berlalu, aku agak melupakannya walaupun masih kepikiran kadang – kadang. Yah, sekarang lebih aware terhadap barang – barang berharga di dalam kamar. Aku jadi mengingat – ingat hari Senin lalu, apa yang terjadi? Yang aku ingat, saat itu pagi – pagi aku habis belanja dari Student Shop lalu ke dapur untuk menaruh semua barang belanjaan di kulkas. Keluar dari dapur menuju kamar, melewati lorong, aku terkaget menyadari ada orang keluar dari kamar sebelah dapur. Karena setauku, penghuni kamar no.44 itu (sebelah dapur, sedangkan kamar ku no.45) harusnya share satu dapur dengan ku (1 dapur = 1 unit untuk 5 kamar), tetapi orang tersebut gak pernah terlihat sekali pun!!

Aku menatap ke arahnya, mahasiswa itu seperti mahasiswa local sini atau keturunan Rusia, saya tidak tau. Yang pasti wajahnya sangat putih dan pucat, dan satu lagi… ANEH!! Entah kenapa.. Dia tidak membalas dengan senyuman atau teguran seperti orang – orang yang lain bila berjumpa. Orang itu langsung menutup hood jaket nya dan berlalu menjauh keluar ke arah lorong. Aku langsung buru – buru masuk ke kamar, hhhh… misterius banget!! Wajahnya mirip Voldermort nya Harry Potter!! Beneran deh, langsung aku merinding dan bergidik, berkomentar pada diri sendiri, “Hhh… baru kali ini liat orang se-seram itu!” . Ada aura mistis yang aneh aja, gak tau apa..

Nah, lalu tanggal 22 Desember 2009, sehari sebelum aku meninggalkan Edinbra untuk ke London, mulailah agak terungkap semuanya. Siang itu, aku ke dapur dan ternyata ada teman sebelah kamarku yang dari Thailand. Aku tanya – tanya lah ke dia mengenai kejadian itu, “Apa polisi juga datang ke tempatmu? Sebenarnya ada apa ya?”

“Iya, polisi juga mewawancaraiku. Kejadian nya di kamar sebelah dapur ini.. Selama Minggu-Senin, saya tidak tidur semalaman karena saya belajar untuk final exam esok harinya, jadi saya sempat melihat kejadian yang aneh. Saya malam itu ke dapur untuk mengambil makanan karena lapar saat belajar, nah, saat melewati kamar sebelah dapur ternyata ada beberapa orang disana. Mereka seperti wartawan, yang mengambil foto – foto di kamar itu.Tapi saya tidak curiga saat itu..”

Dia melanjutkan lagi,”Tapi teman saya baru kembali dari perpustakaan jam 4 pagi setelah belajar. Di depan Hall ini sudah ada ambulance.”

Glek… apa ada yang bisa menarik kesimpulan? Saat itu aku beruntung aku tidak sebegitu pintarnya mengambil kesimpulan terhadap penjelasan-penjelasannya, jadinya gak ngeh dan gak takut. Tapi saat beberapa lama baru nyadar… Okay.. Now I see..!! Kesimpulannya, penghuni kamar disebelah dapur itu meninggal. Polisi datang mewawancarai orang – orang disekitar kamarnya karena mereka belum tau, dia wafat bunuh diri atau dibunuh??  Yahhh… aku baru ngeh, kan memang di Inggris sering terjadi kasus mahasiswa ditemukan tidak bernyawa di kamar akomodasi, seperti yang dulu aku baca di koran sini. Hiks..

Lha, kalau kejadiannya hari Minggu – Senin. Lalu, yang aku lihat keluar dari kamar 44 saat hari Senin itu apa??? Glek (lagi)… langsung merinding… 😦