Trip to London

23 Desember 2009

Pagi itu, jam8 sudah siap semua untuk meninggalkan Edinbra. Matahari pun belum muncul, masih gelap dan diluar hujan salju tetapi taxi black-cab khas UK sudah menunggu tepat di luar hall-ku. Untung supirnya baik mau bantuin masukin 2 koperku yang beratnya ampun dah (maklum, mau pindahan, hehe..). Sebelum cek-out cabut dari akomodasi, harus balikin kunci dulu ke reception kampus. Untung aja mereka udah buka… Beres sudah, tinggal melaju menuju airport.

Di airport, cuaca sangat tidak enak, masih saja hujan salju… aku segera self-check-in. Ow..ow.. saat bagasi ditimbang ternyata super kelebihan barang euy: 30 kg!! Harusnya max.23 kg, huhu… jadi ditandain deh. Masih ada 2 jam-an lagi sebelum take-of dan aku memanfaatkan waktu itu untuk ngebuang2in barang-barang dalam bagasi yang gak perlu dibawa dan bikin berat. Dengan berat hati aku membuang 1 kotak kue Highland Shortbread besar, huhu… padahal lucu gambar depannya Scottish Highland Cow dan isinya enak (gak mau rugi kumakan dulu :p). Juga sweater dan coat (hwaa…maap ya, tapi kalian makan tempat dan bikin berat).

Untungnya aku nemu mesin timbangan koper di dekat pintu masuk, yang harus bayar 0.5 pound/bag. Aku timbang, ternyata masih 26 kg bagasi-nya!! Aku timbang tas koper kabin ku, ternyata 15 kg!! Waaa…panik.. aku bolak2 aja buka tutup koper dan mikir2 apa aja yang musti dibuang. So, celana2 jeans dan kotak2 pensil penuh pun ikut jadi korban…huhuuu… yang aku bawa akhirnya hanya baju pergi untuk dipakai di London. Pas ditimbang lagi pas euy, 23.6 kg!! Yeaaahh… senangnya! Aku bisa bernapas lega dan menunggu keberangkatan.

Ada pengumuman: pesawatku tidak akan terbang dari sini, tapi dari Glasgow.. jadinya nanti bakal ada coach yang mengangkut semua penumpang menuju bandara Glasgow. Aku tetap menunggu sampai pada waktu departure yang dijadwalkan, kok masih belum ada tanda – tanda coach ke Glasgow datang?? :(  . Tanya sana – sini… Ufff… bus-nya masih terjebak salju, gak bisa ke Edinburgh karena traffic jalanan-nya sangat berbahaya. Gimana dong??

Orang-orang mulai tidak tenang, aku pun mencari-cari informasi.. Aaarrgghhh.. ternyata pesawatnya di CANCEL!!😦 . Petugas menjelaskan bahwa pesawat di cancel dan dari maskapai tersebut tidak berani untuk terbang sampai setelah natal karena cuaca-nya sangat riskan, badai salju dimana-mana dan berkabut. Aku bingung saat itu, sempat berhenti sejenak karena gak tau apa yang harus kulakukan?? Orang-orang lain mah pada pulang ke rumahnya… tapi aku kan udah cek-out dari akomodasi? Mau nginep di hotel, tapi uda ada rencana tour besok dan hotel ud di booking di London?😦

Menurut informasi, setelah jam 12 mereka baru akan membuka tiket dan penerbangan lagi. Aku ke tiket box untuk membeli, tetapi mereka malah menyarankan untuk beli secara online saja langsung. Gyaahh…. cyape deh, jadi nyari spot yang enak buat bolak-balik nge-net. Beuh… baru kali ini aku cari-cari tiket pesawat langsung booking dan bayar untuk penerbangan hari itu juga. Buru-buru dan agak panik sih karena berpacu dengan waktu!

Akhirnya dapat satu penerbangan ke London, di jam yang paling dekat walaupun harganya mahal, hiks2… I couldn’t think clearly!! :< . Huhuhu… yasulah, booking aja tuh easyJet. Aku kemudian kembali mengobrak-abrik bagasi dan koper kabinku, kembali menyusun, dsb, karena peraturan bagasinya beda untuk maskapai ini. Lagipula udah nambah beberapa extra weight (karena yang di tas tangan harus dipindahin). Dengan agak sedih lagi membuang-buang barang-barang yang kelebihan, termasuk novel Dan Brown yang baru beli dan belum dibaca (hiks, karena ngabisin tempat, sedangkan jumlah koper harus di reduce). Tangan ku sampai berdarah2 (lebay..) karena udara kering banget dan heboh bongkar2.

Tibalah saat cek-in easyJet.. orang-orang yang mau terbang dengan maskapai ini juga antri. Namun, sampai di counter, sangat menyesakkan…. petugasnya bilang, “Maaf..pesawat di cancel untuk ke London. Kami tidak bisa memastikan kapan Anda bisa terbang kesana, belum pasti besok atau berapa hati setelah besok. Jika Anda ingin ke London, Anda harus mencari jalan sendiri lewat jalan darat kesana.”. Euhh… lemas sudah..😦 . Aku uda keburu bayar (dan sampai saat aku menulis ini, masih belum terima refund, huhu…). Now what?? Udah mau jam 3 sore, sedangkan pada saat winter, jam 3-an udah gelap. Noo…

Rencana jalan-jalan sama sepupu di London yang harusnya siang ini udah batal, seperti mengunjungi Albert Hall, Royal Music College and Music Academy, dsb. Huhuhu… I didnt know what2do then… apa ya? Akhirnya kembali beli voucher internet untuk browsing2 tiket kereta. Hfff…. aku GAK mau naek kereta, karena musti ganti-ganti kereta dan waktunya hampir 5 jam-an ke London. Tapi terpaksa euy…coba dulu! Aku mencari-cari jadwal yang pas, tapi sayangnya dari beberapa web, gak bisa dibeli online semuanya!! Hwaaa…. o__O

Udah kayak main Amazing Race aja karena berpacu dengan waktu, aku liat di jadwal kereta yang terdekat itu sekitar 1 jam dari sekarang. Aku pun bergegas memasukkan laptop, menarik koper2 ku yang beratnya = berat badanku, dan berlari ke arah pangkalan taxi. Tapi gak ada petugasnya euy, wawawa…. mondar2 lagi sampai nyampe ke tempat pangkalan taxi yang bener (tadi salah -__-). Time getting extended…ciu..ciu… Masuk juga ke dalam black cab.

“Edinburgh Park train station, please..”. Si sopir taxi bingung, “Ha? Kamu mau kesana? Apa karena pesawatmu di cancel? Mau kemana?”

“Iya, ke London.. Kenapa emang?”
“Sejak hampir satu minggu ini hampir tidak pernah ada pesawat yang terbang kesana dari Edinburgh karena cuaca sangat buruk, badai salju dimana-mana. Saya takut juga tidak ada kereta kesana…”

Glek! Jujur aku khawatir dan merasa pesimis apa ada kereta yang ber-operasi, tapi yasulah.. yang penting berusaha dulu. Jalanan ke stasiun lumayan tidak terlalu heavy snowfall-nya dan saat sampai disana sudah agak reda. Sopir taxi membantuku mengeluarkan koper sambil tersenyum, “Goodluck! Semoga ada ya taxi-nya.. merry x-mas!”

Aku pun membalas senyum..orang disini emang walaupun liat aku jilbaber tapi setiap pasti selalu bilang ‘merry x-mas’, ehehe,,, mungkin itu umum ya ^^ . Buru-buru aku membeli tiket ke London lewat mesin.. Agak kagok, karena gak pernah beli pake mesin kayak gini sebelumnya. Mana kagak ada orang pula disekitar situ. Yasulah, membuat kesalahan yang norak-norak dikit toh keluar juga tiketnya.. :p . Wuiihh… harganya lebih mahal dari tiket pesawat!! -__-. Masa bodo dah, yang penting bisa ke London hari ini!

Beberapa saat kemudian kereta pun datang (phewww.. that was close!). Sebenernya gak ngerti pake tiket yang mana karena yang keluar ada 3, eh tapi gak di cek juga ding, gada yang jaga. Eh, tapi beneran baek2 banget orang di Edinbra!! Pas aku mau masuk, 2 koper beratku itu SEMUA nya dibawain sama orang lokal yang merupakan penumpang kereta itu juga! Wew, makasih pak…!! ^^ . Alhamdulillah… wuits, tapi belum selesai euy.. sampai di stasiun Waverley harus ganti kereta!!

Aku pun bertanya-tanya ke petuas tentang kereta ke London, apa beroperasi? Alhamdulillah ada, jam 4.20 which means hanya beberapa menit dari sekarang. Dari peron mana? Ahh…. Platform itu ternyata jauuuuuhhhhh….banget, harus keluar, menyebrangi kayak jembatan penghubung, lalu naik lift, menyebrang…lalu jalan lagi, menunggu lift lagi untuk turun, disela-sela lautan penumpang yang super padat karena puncaknya liburan X-mas, lalu.. what a long way untuk-ku, yang terlihat kayak anak kecil menggeret2 2 koper super berat!! Rasanya tangan tuh uda mati rasa, mungkin juga jadi berotot gara-gara kerjaan kayak gini ;)  . Mana hari ini perut cuma berbekal sisa Scottish Highland Shortbread, beuuhh… tapi harus kuat, kan liat lagi maen Amazing Race  :p

But, ketemu juga tuh platform buat kereta ke London! Alhamdulillah…. London train, pheww… ^^ . Aku langsung duduk dengan manis dan gak gerak2 dari kursi, saking cyape-nya. Untung ada yang jual makanan (tapi setelah lama…). Ya Allah… a long day for me, setelah bolak2, modar2, bongkar2, angkut2 sendiri, bisa juga melepas lelah di kereta sambil menikmati (padahal pemandangannya item semua karena uda gelap) perjalanan dari Scotland ke England. Sepanjang itu, melewati York, Leeds, Manchester, Sheffield, Newcastle upon Tyne, hmm…🙂 . Nice..

Hampir 5 jam sudah.. Alhamdulillah, kereta pun sampai di London, di stasiun King Cross!! (padahal udah beli Gatwick Express, dikira bakal nyampe pake pesawat dari Gatwick ke Victoria). Tak apalah, udah kayak napak tilas Harry Potter aja dari kemarin (dan juga akan: besok), sekarang ini di King Cross Station, stasiun kalo anak2 mau berangkat ke Howgarts lewat Platform 9- 3/4 !! Aku mencari-cari platform itu dekat platform 9 dan 10 tapi gak ketemu, huhuhu.. (usut punya usut, ternyata kata temanku, syutingnya itu no.platform tersebut adanya di Platform 4! gyaahh..). Yasu, heading for TAXI!! I need a taxi in this cold-freezing-night in London…

Humm… kyknya di Scotland orang-orangnya lebih ramah dan gentleman yah. Di London, ndak dibantuin euy setiap kalo mau naikin/turunin koper yang berat ini, ehu.. yasu, jangan manja :p . Alhamdulillah sampai juga di hotel-nya… aku pun masuk sambil geret-geret naikin koper dengan susah payah, hosh..hosh… Kala itu aku pakai topi bulu yang mirip yang topi beruang, coat, boot dan syal tebal, jadi makin sesek ajah keliatannya.

“Hi, I would like to check-in..”. Si receptionist-nya tampak kebingungan dan tampang curiga. Heuu.. aku jadi bingung.

“Are you alone, dear?”

“Yes…,” aku menjawab dengan pasti. So what gitu lho? Kayaknya heran banget ni orang liat orang mau cek-in sendirian.

“How old are you?” . Aku jawab aja umur ku udah 20-an! . Dia bingung lagi, “Are you sure??”

Akhirnya aku kasi kartu kreditku untuk ngebayar sekalian buktikan!! Heuu… si receptionist percaya dan berkata, “I thought you’re 12 years old!! I’m sorry…”

Nyeh??? Dia kemudian bertanya pada para tamu di ruang reception itu, “Can you believe that she’s 20s years old??”

Salah satu pengunjung yang kayak Chinesse melihat dengan tampang kaget, “Are you sure? You’re 12!!” . Kemudian semuanya jadi curious gitu mandangnya, jadi malu jadi diketawain… >.< . Tapi si receptionist nya yang cwe India itu baek, karena itu aku jadi dikasi internet gratis selama 1 jam dan nge-print gratis….. hihihi… senangnya..😀

Oia, Alhamdulillah juga aku gak jadi terbang pesawatnya ke London karena saat liat berita ternyata pesawat tergelincir di Glasgow saat mau take-off dan banyak kecelakaan2 lainnya di Scotland karena badai salju parah…