ISO Pre-concert

23 Januari 2010

Hari ini akhirnya saya menyambangi ISO lagi setelah sudah lama gak maen-maen lagi. Ihhh… kangeenn…!! dan hari ini pre-concert ISO Cinema Of Life adalah event penting bagi kami (masih merasa gini, hahah…) karena menghadirkan 2 maestro musik Indonesia (makasi ya buat anak2 ISO yang uda bekerja keras). Selain itu, kali ini ISO maen di Jakarta, di Usmar Ismail, gedung konser yang memiliki ruang akustik baik (secara yang ikut desain dosen FT ITB juga, eheheh…).

Aku datang sebentar sih ke backstage sebelum mulai konser, liat anak-anak pada lagi makan, ada yang nyante, foto2, ada juga yang deg2an, heheh… rasanya lucu ya, pas dulu kan kayaknya saat itu sebelum konser pasti udah dag-dig-dug dan jari terasa kaku untuk maen biola. Sekarang saatnya mengamati saja, maklum uda Ejang-ejang sekarang. Oia, senang juga bertemua dengan para Ejang ISO: teh ilma, Faiz, Tantri, moxi, anti, adiet, fafa, dsb..hwaaa.. kangennya!!🙂

Sebagian lagi pada ngopi bareng mas Addie MS (aku gak ikut, telat sih datengnya, hahah.. no probs). Tapi ternyata ada Bu Aning Katamsi di backstage dan aku dikenalin Mas Bowie kalo si ibu ternyata teh alumni SMA 8 juga, tapi angkatan saat aku lahir, eheheuuu…. humm, jadinya ngobrol2 deh. Waa…gak nyangka! Dan yang lebih aku seneng lagi, aku berhasil ngasi CD ku (single: valse du Chateau aja) ke bu Aning. Aku juga gak tau kenapa aku pengen ngasi? Gak bermaksud apa-apa sebenernya. Cuman berharap suatu saat bisa jadi murid nya dan belajar seperti beliau sebagai jilbaber seriosa Indonesia. Wuiiiihh…. kapan yaaa??  :p

Nyo & Bu Aning Katamsi

Konser pun dimulai… pertama2, saya dibuat amaze dengan paduan gitarnya. Humm… karena baru kali ini saya liat konser paduan gitar ISO. Heheh…suka yang La Partida, lagu khas Spanyol lengkap dengan kastanyet nya. Lalu, lagi-lagi saya dibuat terkesima dengan perkembangan ISO terutama skill para pemainnya! TOP! Saya kagum..apalagi saat lagu Simfoni Raya Indonesia, yang telah di aransemen ulang oleh Adiet dengan indahnya. Aku suka sahut2an cello, lalu pizz/nada2 pendek violin 1 dan 2. Seruu… apalagi cimol yang nyanyi, lagi hamil 6 bulan, tapi masih sanggup tampil. salut dah…

Saya jadi mikir, kenapa pas tahun 2005 saat awal ISO terbentuk rasanya susyah bener dapet pemain biola yang bagus2 kayak formasi sekarang, ataupun cari pemain brass maupun woodwind? Humm.. gak ngerti deh. Tapi seiring berjalannya waktu, lebih banyak yg USM, lebih banyak pula anak ITB yang ber-skill musik menurutku. Karena mereka punya biaya lebih untuk belajar alat-alat orch.yang jarang, clarinet misalnya, atau Oboe, ataupun bassoon… Itu salah satunya aja sih, ada juga yang memang uda talent, heheh…tapi aku suka dengan perkembangan itu  ^^

 Solo piano Ibrahim juga memukau, dengan ciri khas gaya-nya, heuu… maen Polonaise Chopin. Juga, ahirnya yang ditunggu-tunggu setelah beberapa repertoire soundtrack2 film: penampilan Melati Suci. Sebelumnya Adiet dengan gaya yang sangat meyakinkan dan PD (haaa… jadi inget pas TPB si Adit presentasi PengLing, ampe sekarang gaya presentasi-nya/public speaking-nya tetep aja jagoan banget!!), memberikan pre-face mengenai how-it-is-such-a-dream-to-conduct-orchestra-with-aning-katamsi-as-his-soprano-idol. Udah gitu mengait2kan Bu Aning dengan Mbah Sarah Brightman pula (seperti biasanya, kuda nil… -__-;).

Saat bu Aning maju ke panggung bernyanyi Melati Suci (tanpa mic !! power-nya minta ampun + ditunjang akustik Usmar Ismail yang sangat bagus), aku langsung terdiam. Dan….rasanya melodi-melodi Melati Suci itu..merasuk sampai ke hati. Aku gak tau apa yang aku pikirkan, mungkin memori-ku melayang saat aku menyanyikan lagu Melati Suci ini dengan ISO tahun 2006 dulu di Aula Barat, dengan formasi minim, Adit maen piano dan aransemen+conduct, Jeff maen flute di sebelahku, lalu hanya segelintir pemain biola, Faiz, Tantri, dsb. Semua kayak flashback aja.. tak terasa, air mata mengalir.. semakin bu Aning menyanyikan lagu Melati Suci, semakin indah mengalun, semakin tergugah.. aku beneran gak bisa menahan untuk tidak tersedu-sedu. Antara campur aduk: senang ISO sudah maju pesat seperti sekarang, senang melihat lagu ini dibawakan, sedih menyadari sudah-lama-sekali-waktu itu berlalu…🙂 .Mungkin ini tangisan bahagia..🙂 . Yang jelas, terimakasih kawan-kawan ISO yang udah bekerja keras sehingga aku bisa menyaksikan pemandangan yang indah ini..🙂

ISO and Addie MS (conductor)

Lalu, tibalah Addie MS meng-conduct. Sebelumnya beliau juga memberikan preface mengenai bagaimana ISO bisa berkembang pesat dan kekagumannya terhadap anak2 yang fokus saat latian. Salut… hmm..lagi-lagi memoriku terbawa ke 5 tahun yang lalu. Saat Adit, aku, rika dan beberapa anak ISO lain ditraktir di Kantin Bengkok ITB sambil sharing sama Mas Addie MS mengenai prospek+per-orkestra-an. Kata mas Addie MS, dulu ia agak ragu apa ISO ini bisa terbentuk dan berkembang. Hari ini semua terlah terbukti bahwa ISO bisa..😀 . Alhamdulillah… Jadi inget juga pas anak2 ISO diundang ke TO untuk ngeliat latian. Ahh… saat itu, hihihi… udah cape2 makan di Soto Sulung, eh tenyata disediain makan pula buffet di tempat latiannya. Ada juga kejadian aku kejebak lift-nya TO. ahahahah…

STop! Cukup sudah flashback nya.. hiks2, maklum lah udah Ejang2… jadi teringatnya masa muda terus  T,T . Lagu yang di conduct mas Addi MS ini (setelah 2 hari melatih ISO di Bandung! Wow!) adalah GO WEST, hasil aransemen conductor kita, Ghifar yang sangat jenius. Superb! Aku kagum sekali… bersih, rapi dan mengalun! Beda euy… wah, emang deh, maestro selalu memberikan sentuhan2 yang spesial 🙂

Konser kali ini aku puas.. karena materi-nya cukup, tidak terlalu singkat, juga tidak terlalu panjang durasi-nya. Yang terpenting, merupakan kebanggaan bagi ISO bisa berbagi dan tampil bersama para maestro Indonesia. I wish I can..too, someday, hopefully…🙂 . Terimakasih buat semuanya… HIDUP ISO!! Semoga concert yang sebenarnya (Maret di SABUGA, dengan MBWG ITB) SUKSES BERAAATT….!! Amiin… (karena aku gak bakal bisa nonton ntar, hiks..). Semoga juga harapan dan impian2 ISO kita terwujud, termasuk ultah ISO yang yang ke-10 di….. :p . Amiin…