Tur kilat ke Barcelona..

12 FEB 2010

Barcelona.. humm, Nyo bingung, apa sih spesial-nya Barcelona sampe Fariz RM buat – buat lagu ‘..cintaku di Barcelona…’ atau Russel Watson dengan lantangnya ber-tenor ria nyanyi lagu Barcelona?? Maka, dari Girona hanya 1 jam-an naik kereta ke Barcelona. Baru berangkat tengah hari dari Girona karena delay (baru kali ini di Eropa, keretanya kgk tepat waktu, heuu..Spanyol2..). Di sana sebenarnya tujuan utama-nya sih bukan jalan – jalan, hahah… tapi belanja. Yup, berhubung ternyata Spain dingin dan salah kostum (dikirain yang namaya negara Spanyol itu terus – menerus panas, hix..), jadi perlu beli baju dah.

Hunting-nya di ZARA deh! Karena ZARA dan MANGO itu berasal dari desainer Spanyol, heheh, jadi berharap lebih keren deh kalo beli di negara aslinya. Lalu, ke toko ZARA yang katanya sih disana terbesar, eh ternyata ya gak gede-gede amet sih, standar outlet di mall Indo, hahah… Kebetulan, lagi ada Rebajas (SALE) gede-gedean. Hwaaahh…senangnya nemu jaket anget keren dan murah lagi!! Dari diatas 50 EUR jadi cuman 16 EUR. Tapi pas liat merk-nya, lha kok?? Tulisannya, ‘Made in Indonesia’. Halah… cyape deh, jauh – jauh ke Spain mau beli ZARA ternyata Made in Indonesia juga, mendingan aye beli di CIWALK (padahal pas kesana juga pas lagi pake jaket ZARA yang lebih keren hasil buruan Ciwalk, hahah… Indonesia is the best! “Cintailah produk dalam negeri di luar negeri” :p) .

Tur hop-on hop-off dimulai dari Plaza Catalunya di tengah kota. Hihi.. lucu, banyak burung – burung merpati…😀 . Air mancur-nya juga membuat Plasa ini terlihat lebih cerah. Kayak lagunya Fariz RM aja.. :p . Kurang ni, belum nonton Flamenco dan Matador..ahaha… bahasa Spanyol-ku juga masih acak adul. Berhubung di Barcelona ini, dimana-mana ada 3 bahasa: Inggris-Spanyol-Catalan. Jadi bikin bingung…😄

Plasa Catalunya

Barcelona kotanya besar dan walaupun hari kerja plus dingin kayak begini, teteup aja turis – turis banyak bertadangan. Nyo pun naik bus sightseeing keliling – keliling Barcelona. Objek pertama yang dilihat ada La Sagrada Familia, yaitu seperti Eiffel-nya Paris atau Big Ben-nya London, tapi ini untuk Barcelona. Nah, La Sagrada Familia ini merupakan masterpiece karya Gaudi yang masih belum rampung, padahal dimulainya dari tahun 1829. Nyeehh?? Kumaha eta? Pas lewat kok kayaknya seram – seram begitu yah, gereja nya gothic- gothic gimanaa…gitu..  -__-; . Tapi beneran deh, megah dan guedhe tinggi menjulang!

La Sagrada Familia

Ada juga bangunan – bangunan karya Gaudi lainnya yang sangat cantik dan artistik, tapi berhubung aku kurang ngerti yang kayak begitu, jadinya yah, tidak terlalu menarik bagiku, hohoho…. mencari – cari lagi apa spot bagus di Barcelona. Ah ya, tentu saja Olympic Stadium 1992. Walaupun saat itu aku masih 5 tahun, tapi kayaknya masih inget aku dulu betapa gegap gempita-nya rakyat Indonesia saat itu, saat pertama kali bulu tangkis Indonesia meraih medali emas pertama di Olimpiade! Wuiihh….

Stadion Olympic Games 1992

Stadion Olympic Games itu terletak diatas Monjuic yang asri. Saat bus menanjak terlihat di samping kanan kiri jalan berjejer tanaman seperti kaktus, hmm.. I see.. J . Kenapa namanya Montjuic? Mont = mountain = gunung, dan Juic = jew = yahudi. Jadi, inilah gunung yahudi… Pantas banyak pohon kaktus, you know ..

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Muslimin akan memerangi orang Yahudi. Maka mereka pun ditumpas oleh kaum Muslimin sehingga apabila orang-orang Yahudi itu bersembunyi di balik batu dan pepohonan, maka batu itu akan berkata, ‘Wahai kaum Muslimin, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada di belakangku, datanglah ke sini dan bunuhlah ia. Kecuali pohon gharqadah (kaktus), dimana sesungguhnya ia adalah pohon kaum Yahudi.’” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Dari atas Montjuic itu juga ada kayak kereta gantung untung untuk menikmati pemandangan Barcelona dari atas. Setelah turun dari Montjuic, disambutlah Port Vell dan pelabuhan Barcelona. Pelabuhan Barcelona kayak di Tanjung Priok, oops.. maksudnya dari sisi banyaknya kapal-kapal pribadi maupun komersial yang ada. Bedanya, lautnya biru… ^^ . Di dekat situ juga ada akuarium gede, landmark nya juga lucu – lucu, ada the Smiling Lobster, hehe…

Melewati sepanjang pelabuhan Barcelona yang dingin, brrr… entah kenapa walaupun gak minus kok kerasa menggigil terus, nyampe juga di Port Olympic. Pantai yang satu ini sengaja dibuat lengkap dengan akomodasi atlet, arena buat balap surfing dan olahraga laut lainnya, saat Olympic Games 1992. Sekarang sih lebih seperti pantai yang dipenuhi turis, heuu…….

Pelabuhan Barcelona

Dari sana kembali melaju ke daerah Barrie Gothic. Area ini terkenal dengan Cathedral katedral Gothic nya, desain Medieval, ada juga sinagog-nya. Pokoknya satu area itu penuh dengan bangunan – bangunan zaman gothic deh. Sebagaimana kita tau, sebelum kedatangan Islam, orang – orang Spanyol ini dipimpin oleh kerajaan Visigoth. Sayangnya, kerajaan Visigoth memiliki raja yang lalim, bernama Raja Roderick. Maka, mereka minta tolong kepada kerajaan Islam bani Umayyah agar bisa terlepas dari kekuasaan gelap tersebut.

Lalu, Tariq bin Ziyad menyebrangi selat Gibraltar(Jabal=gunung – Tariq) untuk menaklukkan kerajaan Visigoth. Sesampainya di Pantai Andalusia, semua armada kapal dia bakar dan Tariq berpidato “Wahai manusia, kemana kau akan lari? Laut di belakangmu dan musuh di depanmu, maka tak ada jalan lain untuk selamat kecuali berjuang semaksimal mungkin.”. Tariq bin Ziyad berhasil mengalahkan Visigoth yang tentaranya 25.000 sedangkan pasukan Tariq hanya 7.000 orang.

That’s it from Barcelona.. 🙂