Mabok Renaissance in Firenze

From Rome, pagi – pagi cek out untuk pick up bus ke Firenze. Hosh, sebenarnya tujuan utamaku bukan Firenze tapi Pisa. But, untuk ke Pisa nampaknya harus melewati Firenze dulu karena dekat. Perjalanan memakan waktu hampir 4 jam, ampe udah mati gaya dalam bus. Tapi enaknya pas stop di rest area, ditawarkan produk – produk lokal Italie disana dan yang paling asik nih, free taster!! Hohoho… icip – icip aneka coklat, biskuit, keju dan segala macam oil. Untuk icip oil ini, dioleskan diatas cracker yang sudah dipotong – potong. Hwaah, yang enak itu Garlic Olive Oil dan Basmati oil. Hohoho… udah gitu kagak beli (mahal  xD)

Dari Rome ke Firenze harus melewati area Tuscany, yang terbilang merupakan daerah suburnya Italie karena berada di pennisulla hijau. Daerah di antaranya adalah Lazio, Umbria, dsb. Terkenal penghasil wine, olive dan buah – buahan. Setelah melewati perjalanan panjang, sampai juga di Firenze. Disana langsung menuju ke Accademia. Pasti tau kan galeri yang terkenal ini? Hari ini Selasa, turis super padat berjejalan di museum karena hari Senin, semua museum di Firenze tutup jadinya mereka nyerbu pas esok harinya.

Ternyata daerah depan Accademia terkesan kumuh (apa emang kesan Italie yang aku  tangkap selama ini gitu ya, hehe..) dan banyak pengemis gipsi, tukang kaki lima, hati – hati deh. Pas masuk ke dalam ternyata gak hanya painting doang yang dipamerkan, tapi juga ada museum musiknya. Nyo masuk ke dalamnya, tapi ndak begitu se-spektakuler lukisan – lukisannya.

Apa yang paling dicari disini? Yup, David statue by Michaelangelo!! Karya legendaris Michaelangelo sepanjang masa. Disini gak boleh ambil fotonya, hanya melihat. Patung ini dibuat Michaelangelo dari tahun 1501 – 1504 dan tingginya sekitar 15 meter. Saat berjalan mengelilinginya, terlihat disana David membawa semacam lashes di tangan kanannya. Entah apa maksudnya..

Copy of David statue

Yang pasti itu hanya karang – karangan si Michaelangelo, karena ini dibuat tidak sesuai aslinya melainkan ada perpaduan antara Hercules (karena zaman itu Michaelangelo gak punya model untuk membuat statue ini). Terlihat tangan kiri agak tidak proposional karena harus dilihat dari sudut tertentu agar semua terlihat ‘normal’.One question, kenapa gak pake baju? Namanya juga karya di zaman Renaissance, dimana didominasi dengan keindahan tubuh anatomi manusia yang dipandang indah tanpa sehelai benang. Hii….

Selesai dari Accademia, beranjak ke religious site, yaitu ke simbol kota ini, the Duomo! Kukira itu Cuma kubah biasa yang terkenal, eh ternyata pas nyampe di katedralnya. Doeng… ziingg….. @___@ . Rasanya ni mata kayak hilang perspektif melihat dekorasi eksterior-nya yang fantastis dan rumit. Wowww…. Dari sudut manapun tetap aja penuh dekorasi tuh isinya. Kelamaan ngeliatnya jadi pusing aye..  *__*. Duomo dibangun diakhir zaman Gothic, peralihan ke Renassaince jadinya masih ada sisi – sisi gelap tapi juga ada warnanya. Yeepp… uniiikkk….!!!

Duomo - Firenze

Saat memasuki dalam Duomo-nya tapi dekorasi interior nya terkesan sangat POLOS. Heuu….. kontras sekali dengan eksteriornya! Yang bikin ada warna cuman jendela mosaic glass-nya dan apa lagi kalau bukan fresco di kupala / dome nya. Lukisan ini dibuat oleh muridnya Michaelangelo dan lebih besar daripada fresco yang dibuat Michaelangelo di Sistine Chaple, walaupun lebih baru. Bisa dilihat ukurannya saat dibandingkan dengan orang yang lewat disisi kubah tersebut (bisa naik ke atas tapi gak ada lift dan ada sekitar 400 anak tangga boooo………!!).

Lukisan di fresco katanya sih menggambarkan the Last Judgement, apalah itu saya tidak mengerti. Salah satu tokohnya berukuran 25 meter sendiri. So, bisa dibayangkan dong gimana guedhe nya lukisan fresco di langit – langit Duomo ini. Waw… jadi terinspirasi ingin bikin fresco juga buat dirumah ntar tapi tentu saja dengan gambar – gambar natural dengan tokoh yang tidak bernyawa 😀

Duomo Cathedral

Dari Duomo, ke Piazza della Signoria. Ada apa disana? Siapa yang mau foto dengan replika patung David bisa bebas foto disini. Pemerintah membuat replika patung ini di tempat dimana patung aslinya berdiri sebelum dipindahkan ke museum, tahun 1908. Di sisi luar juga ada pameran patung – patung asli karya seniman zaman dulu secara gratis outdoor. Salah satu yang terkenal ada patung Jupiter dan the Abduction.

Di dekat sana ada pusat perbelanjaan sepanjang jalan yang padat, mulai dari Benneton, Zara, dsb, ampe bosen. Yang menarik, ada satu toko mainan yang jual aneka produk Pinnochio. Yep, Pinnochio lahir di Firenze! Penulisnya asli dari Firenze dan menulis cerita Pinnochio tahun 1800-an, setelah itu baru di adopsi oleh Disney untuk dibuat kartunnya. Haha, baru tau aku! :p

This afternoon tour concluded at the Piazza de Santa Croce. Disana ada katedral dimana Galileo Galilei dan beberapa seniman terkenal dimakamkan. Tapi aku belum tertarik masuk karena bayar sih 5 EUR, hehe.. Firenze juga terkenal akan produk leather-nya. Salah satu yang banyak dijual adalah untuk sampul bible dari kulit dan berlapis emas. Oia, disini juga dijual lho emas hitam.. tadi didemonstrasikan bagaimana membuatnya. Wah, baru liat ada emas hitam! Tapi menurutku sih kayak bukan emas karena warnanya bukan emas…hahahaa…😀

Lalu, terakhir adalah makan di ristorante dekat sana, Finistere. Ini dia kesamaan Prancis – Spanyol – Italie: makannya 3 ronde! Oia, ada lagi kesamaan mereka satu lagi, sorry OOT. Tapi di 3 negara itu aku nemu tiap di hotelnya selalu ada BIDET! Apa itu bidet?? Pertama kali juga gak tau cara makenya dan ampe sekarang gak bisa makenya. Ternyata bidet itu buat istinja toh :p. Kukira dulu bidet itu nama lagu. Tau kan, judul lagunya Michael Jackson: “Bidet…!! Bidet…!! just Bidet…Bidet…”  ^^;

Appetizer pertama adalah Spaghetti (aku nyamar jadi veggie karena lagi diet, hoho…). Hah, kukira spaghetti itu main course. Belum – belum udah kenyang duluan! Lalu main course semacam salad, potato, tomato and cheese ditutup dengan ice cream. Hoooh… aku sudah akan menanti tiramisu, tapi nampaknya tidak dikasi untuk dessert. Kalo beli satuan 5 EUR, heuu… mahal yah.. -__-;

Pinnochio!

Pulang – pulang ke hotel udah gak nahan puyeng. Entah kenapa aku merasa dizzy.. soooo dizzy!! Kayaknya eneg dan berkunang – kunang ngeliat kota Firenze kebanyakan motif dekorasi dan narrow dan artis sekali (maksudnya, terlalu random buatku). Hoexx…. I need rest… mabok Renaissance!! Help…  @___@