Th Day Before I Turn 23

Malam minggu sekarang, di-iringi hujan salju sejak dari kemarin, brr…. Membuat pemandangan tampak cantik dari lantai 6 jendela kamar ku. Sepertinya minggu ini adalah puncak kepenatan dan kejenuhan di semester ini, karena 2 minggu lagi akan final exam dan tugas – tugas masih menumpuk belum tersentuh untuk diselesaikan. Hfffhh…. Tak tau lah, sudah 2 hari stuck dalam hal yang sama dan 2 hari ini laptop sepertinya kena virus karena sering hang, gak ada respons, lambat dan membuat semakin ruwet! Tapi, sekali lagi inilah saatnya berlatih untuk ‘menurunkan’ pikiran ke hati dan tidak usah terlalu memaksa. Ya sudahlah.. saatnya waktu untuk muhasabah kembali 

 Alhamdulillah… 3 tahun berturut – turut, melewati hari ulang tahun di 3 negara berbeda, my 20 something.. Tahun 2008 di Finland, ‘my coolest birthday ever’ karena di Helsinki yang merupakan ibukota paling utara di dunia, suhu sudah minus tinggi dan badai salju. Menyenangkan, 1 hari sebelum ulang tahun ber’petualang’ nyasar – nyasar keliling Helsinki dan Laut Baltic yang freezing.

Tahun 2009, my 22nd birthday in Edinbra… Ulang tahun yang sepi karena pada sibuk ngerjain tugas. Jadi hari itu Nyo beli kue ulang tahun dan pesan pizza delivery special untuk diri sendiri, hahaha.. tapi ada insiden karena Nyo ketiduran pas nunggu pizza (*saking kelaperan*), jadi tukang pizza-nya udah nungguin di luar marah – marah karena gak dibukain lama. Nyo ngerasa bersalah sekali, hiks… My real birthday in Edinbra was in the following day, karena di Heriot-Watt University ada Eid Adha Celebration dalam aula kampusnya. Senang sekali berkumpul dengan muslimah – muslimah dan yang pasti makanan – makanannya supeeeerrrr….banyak dan enak!! Apalagi banyak bayi – bayi dan anak – anak yang super duper cute! 

 This year, I will turn 23… Kok ngerasa agak ‘suram’ ya suasana hati maupun pikiran-nya, plus sikon sekitar. Anyway, just treat myself.. Nyo beli kue ultah sendiri dan beli keju – keju macam – macam sebagai kado, dan makan coklat sepuasnya ^^  hasilnya gendut xD

23 ya…?? Apa yang kupikirkan soal usia itu? Dulu mikirnya usia 23 itu adalah usia yang sangat dewasa (baca: tua) bagi wanita. Karena itu harapanku, semoga bisa lebih meng-handle situasi hati dan bisa berlaku seperti usia 23 pada umumnya. Maklum lah, suka gak dikira udah 23 soalnya (halah, GR.. seneng apa gembira ya enaknya?? Hehe..). Saya juga berharap semoga di umur 23 banyak impian – impian yang tercapai dengan lancar.. amiin… Do’a-kan ya..😀

Mentang – mentang ulang tahun, jadi theme songs yang dipasang dari tadi lagu – lagu sendiri (dudul..). Lucu ya perkembangan musik Nyo, pas SD lagu – lagunya ala Backstreet Boys dan nge-Pop abis. SMP lagu – lagunya kayak di album ‘Nyo Biz’ itu sedikit R’n B ala Utada Hikaru dan akustik. Lalu, pengaruh Choir, Gothic, Classic dan Orchestra maupun Progressive muncul di album ‘2 Separated Souls’ dan ‘Triple’. Walaupun Nyo lebih suka dengan nada – nada yang dibenci orang – orang dan produser, alias nyeleneh pindah – pindah, tapi sepertinya akan mencoba untuk membuat yang lebih nge-pop kali ya, seperti 3 lagu terakhir yang dibuat: ‘Kata tak Terucap’, ‘Pagi Gembira’ dan ‘Menerima Takdir-Mu’. Bagaimana dengan album 4? Hmm, nampaknya tidak diumur 23 tahun, karena Nyo butuh persiapan materi yang lebih matang, terutama dalam sisi recording dan teknik – teknik mixing (hiks, maklum pemula). But, my album means my style and my idealism, suram, classic, mencekam, hehe..so will be different from Single2 yang dibuat. Ya Allah… Nyo berharap lagi, semoga di usia 23 nanti bisa memasuki blantika musik Indonesia (ngimpi dan ngayal muluk – muluk yang gak mungkin kayak gini boleh dong, kan lagi ulang tahun!! xD). Amiin….lagi.. Wuiih… maaf – maaf, kalo udah ngomongin musik jadi keterusan ngimpi-nya.

Jadi ingat, baru membuka folder dan saya masih menyimpan cerpen saat SMP yang judulnya, “The Last Day of 13th”. Hmm.. terdengar horror ya? Padahal cerpen ini ku tulis saat hari terakhir di usia-ku ke 13 tahun. Ceritanya yah sangat – sangat ABG, dengan bumbu – bumbu cinta :p . Baru sadar, itu kan hampir 10 tahun lalu! Tapi nampaknya kali ini saya tidak akan membuat cerpen, cukup menulis blog. Sudah lama tidak berkecimpung lagi di dunia tulis-menulis (terakir pas 2 bulan lalu, Alhamdulillah artikel Nyo tentang pameran teknologi Doraemon masuk ke majlah BOBO, hehe…). Mending kita bua puisi aja dulu..🙂 :

Oh, cinta… Cinta anak perempuan 13 tahun apa beda dengan cinta wanita dewasa 23 tahun? …

Cinta.. sungguh ku merindukanmu

Cinta… ku rasa ku t’lah menemukanmu

Cinta… tapi ku masih sendiri dalam dinginnya kristal – kristal salju di tengah gelapnya malam

Cinta…ketika melodi – melodi hidup tak padu merangkai harmoni cinta

Cinta…kala satu bintang gemerlap mulai pudar tuk menggapai cahayanya

Cinta…saat satu nada berdenting memanggil namamu, menghanyutkan ku ke dalam impian

Cinta…di suatu masa kelak, tali kasih dan benang rindu ‘kan terajut dengan indah

Cinta…biarlah nanti detik dan menit dan jam dan hari dan bulan ‘kan membawa ku padamu..

Alhamdulillah… bisa merasakan menjadi wanita berumur 23 tahun. Yang pasti, di usia 23 tahun, harus lebih bisa menerima….semuanya..dengan hati lapang. Mama… papa.. terima kasih atas segala do’a-nya yang tak pernah putus. Saat kecil, mungkin aku merengek minta kado atau minta dirayakan. Dan semua permintaan ku selalu kalian kabulkan. Betapa senangnya saat meniup lilin – lilin di atas kue tart ulang tahun yang berhiaskan tokoh kartun (bahkan sampai 3 SMP pun masih ulang tahun dengan kue tart HarRy Potter gede) dan saat semua teman bertepuk tangan menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Ya Allah… terimakasih…

 Kini, disini merenung.. kembali memantapkan diri untuk memulai lembaran baru karena usia 23 tahun untuk ku lebih penting dari pada usia 21 atau 22 tahun, seperti pintu gerbang ke dalam kedewasaan. It’s again, time to grow..!! I hope.. semuanya berjalan lancar, karena ridho dan campur tangah Allah SWT.. Tiada pertolongan kecuali dari-Mu ya Allah…