1 muharam &1 day before tomorrow..

Tomorrow insya Allah will be my 24th B’day…!! Sekarang juga 1 Muharam disini.. =D

Hanya ingin meng-up-date… Beberapa hari setelah wedding, aku dan mas langsung terbang ke negeri kompeni, soalnya mas gak boleh kelamaan gak masuk kuliah dan juga tugas – tugas sudah menumpuk. Yep, gak ada istilah hanimun deh, lebih diisi dengan ngerjain tugas-tugas bareng, hooeks… T,T . Dengan membawa koper dengan berat maximum (30 kg), setelah transit di Dubai, akhirnya sampai juga di Schipol, Amsterdam. Sayangnya karena hari minggu, banyak perbaikan line kereta sehingga beberapa jalur ditutup dan kita harus ganti lima kali naik kereta dan bus. Hufff…. Capek juga berjalan kaki jauh menggeret – geret koper besar untuk sampai ke apartemen kami.

Kembali lagi ke Eropa. Baru menikmati sebentar di Jakarta, sekarang sudah kembali lagi ke benua ini. Tapi kali ini sudah tidak untuk belajar lagi, tapi sebagai ibu rumah tangga. Visaku, sayangnya hanya visa turis selama tiga bulan. Kegiatan setiap harinya ya sibuk beres – beres, masak, dan bantuin belajar kuliah mas. Jadi nambah ilmu soal telematika deh.. Selain itu juga ikut belajar bahasa Belanda, pake buku les mas. Hmm… Agak2 masih mix between Spanish dan Francais neh (sok banget, padahal kagak becus semuanya). Surprisingly, kegiatan yang ‘kayak gitu – gitu’ aja kok ternyata capek yah? Mungkin Nyo masih beradaptasi nih…

Sempat main – main juga mengunjungi KBRI  ke Den Haag dan berkumpul dengan teman – teman lain di Delft. Beberapa minggu lalu juga berlibur setelah mas selesai quarter pertama, mengunjungi Zaanse-Schaans, Volendam, dan Amsterdam. Rasanya seperti baru kemarin saat tengah tahun 2009 sama ortu berkelana di Amsterdam, lalu April 2011 juga baru ke Amsterdam dengan teman – teman, sekarang kesini lagi tapi barengannya beda, hihhihi… =D

jembatan kastil di Delft

Zaanse-Schaans memang indah, dengan macam – macam kincir angin khas Belanda dan rumah – rumah kayu hijau yang unik. Disana juga ada pabrik Albert Heijn pertama, museum Clock, bahkan kita bisa masuk ke dalam kincir anginnya lho (tapi bayar). Seperti juga objek wisata Belanda tradisional lainnya, ada Cheese Farm di dalam kompleksnya. Yummy… Keju Belanda emang enak. Belum lengkap juga tanpa adanya Clog Workshop and Factory, hampir sama seperti yang waktu dulu kami kunjungi – Simonhoeve Cheese & Clog Factory.

Zaanse Schans

Kincir angin

Di Volendam, tujuan utama kami adalah untuk berfoto dengan baju tradisional Belanda. Lucu juga yah, dulu aku foto di tempat yang sama sendirian, sekarang berdua, nanti kalo udah ada si dedek, foto lagi deh, hahaha…  Beneran kayak kakek – nenek rasanya karena kaca mata lupa dilepas pas di foto kostum. Setelah foto, menikmati waffle coklat garing kriuk dengan coklat meleleh, di tengah suasana dermaga Volendam sore hari, kapal – kapal yang merapat dan burung – burung camar yang beterbangan. Lezatnyooo….. Tiba – tiba PLUK…!!  Kotoran burung tepat jatuh mengenai di bahu ku!! Aaargghh…. Untung pake jaket kulit, jadi bisa dibersihkan. Dan Alhamdulillah lagi gak ke waffle-nya, huee…. Kalo iya, bisa bener – bener ilfil dah!

Kakek nenek di londo

Okeh… Only 1.5 months left dan mungkin aku akan pulang lagi ke Jakarta, alone.. I don’t know, only God knows.. Pray for the best for my future.. 🙂