Gementee dan Hari Iboe

Selamat hari IBU!! Bagi para iboe disana..🙂

Sore ini Alhamdulillah baru memproses Marriage Registration di Stadkantoor Gementee sini, salah satu syarat dokumen untuk mengurus MVV sebagai dependent. Sebelumnya kami tidak membawa dokumen2 asli, alhasil dikirimlah Akte Nikah dan Akte Kelahiran ku yang sudah dilegalisasi dengan DHL hari Sabtu dari Jakarta, eh langsung sampai disini Senin siang. Dasyat dah, cepet banget sampai! Setelah dokumen asli semua diperlihatkan ke Stadkantoor, barulah Marriage Registration akan diproses ke IND (kantor imigrasi Belanda) dan kantor polisi, setelah sekitar 2 bulan baru akan dihubungi lagi kalau selesai. Lama yah, apalagi belum proses MVV family reunion-nya, yang menurut informasi memakan waktu proses sekitar 3 bulan.

Bagaimana lagi, nampaknya saya memang harus mulai memutuskan untuk mengurus MVV ini, jika ingin bersama mas disini. Memang tadinya aku rasanya masih enggan dan ogah kalau disini ‘cuman’ sebagai dependent-nya, tapi sudah sejauh ini masih belum ada sinyal petunjuk aku harus bagaimana.  Sedangkan dengan visa turis seperti sekarang, hanya berlaku 3 bulan dan jika ingin memperbarui harus stay dulu di Indonesia selama 3 bulan baru bisa kesini lagi. Aku udah capek, semenjak tahun 2008 LDR terus sama mas..

Hari ini hari IBU ya… Aku hanya sedang berpikir, kapan ya bisa juga jadi ibu? Kapan ya? Soalnya statusku memang masih gak jelas saat ini. Status tempat tinggal? Nomaden, bulan depan balik ke Jkt dan baru beberapa bulan lagi kesini, kok kayak bola ping-pong ya dilempar-lempar kesana-sini. Status pekerjaan? Gak punya. Status penghasilan? Apa lagi. Yang penting status pernikahan, jelas deh, hehe.. Keinginan ku sekarang juga sudah tak tentu arah. Aku ingin apa, ingin kerja, ingin nerusin kul, ingin jadi artis, ingin jadi ibu RT, atau ingin apa, aku jadi bingung, gak ngerti! :s

Kemarin Mama ngabarin kalau ijazah Master’s ku sudah keterima, sampai di rumah dengan selamat. Alhamdulillah ternyata “Distinction”. Beberapa minggu lalu juga ex-supervisor ku baru mempresentasikan Tesis-ku di conference dan sudah dipublikasikan di IEEE compt.society. Alhamdulillah… Tapi itu semua kayaknya seperti sekelebatan aja jika melihat kondisiku sekarang.

Okay, memang sejak bulan Mei aku sudah mulai apply Job, mulai dari yang di Indonesia sampai di yurop, mulai dari PCD- ITB sampai CDC -UI. Jika kuhitung-hitung sudah ratusan aplikasi job sampai sekarang, tapi semua berujung nihil. Semenjak mas keterima beasiswa disini, aku juga mulai mencoba untuk apply PhD. Memang baru puluhan aplikasi PhD-nya, dengan topik risetnya berbeda-beda dan butuh ide juga untuk nulis tiap proposal penelitiannya. Semuanya, walau sempat ada yang interview satu kali, mengirimkan email permohonan maaf dan penolakan. Mentalku semenjak bulan Mei sudah terbawa dan terngiang-ngiang: email yang masuk adalah penolakan. Mas selalu suruh bilang, Alhamdulillah… belum dan bukan disitu tempatmu, GAK boleh kecewa! *yah, mungkin aja memang ternyata bidangku ternyata di MUSIK atau usaha lain, hehehe…*. Just pray for the best..  :D

Lagipula kayaknya aku juga lebih ingin independen sih. Who knows? I’ll try.. :p . Aaah, MAAF yah kok saya jadi CURCOL ginih  xD . Mama juga sampai sekarang masih saja terus mendukung dan memberi semangat agar tak putus asa, tak pernah berhenti. Kenapa ya, sepertinya semangat Mama gak pernah habis. Beda banget sama aku yang terlalu mellow (MEwek meLooLoOW).. (T,T) . Apa jadi Ibu harus selalu positif yah? Emang bener kata pepatah:

“If Mom’s happy, then the whole family is happy”-

Jika ada ibu yang tenang, pasti kan anak-anak dan bapaknya juga senang. Kalau ibunya uring-uringan, apalagi bapak dan anak2nya, semuanya stress juga. Kalau Mama gak pernah bosen BBM panjang yang isinya nasihat, semangat, serta do’a. Kata Mama, kalau mau jadi ibu, harus KUAT! Hooo… memang beda karakter (aku butuh karakter mellow buat bikin lagu –hahah, excuse), apa aku udah bisa ya jadi ibu? Mama ‘kan udah jadi ibu pas umur 22 tahun, sedangkan aku umur 24 tahun masih kayak begini. Walau terkadang aku bisa lebih nekat dan lebih berani, kalau udah ada maunya, hihi…

Kalau Mama…memang semangat menuntut ilmu, apalagi 2 bulan lalu ini baru di wisuda lulus tepat waktu Sastra Arab dari Univ. Al-Azhar Jkt, dan mendapat kehormatan loh, mahasiswa dengan IPK tertinggi di sastra, yaitu 3.9 alias CumLaude. Subhanallah… memang gak kalah sama anak – anak S-1 lain teman kuliahnya. Mama kalau belajar dan buat skripsi itu setiap hari tidur jam 1 atau 2 pagi, tapi jam 3 atau maximum jam 4 sudah bangun. Gak ngerti deh aku kok bisa kayak gitu, di doping kopi mungkin juga yah.. Yang pasti beda banget sama aku yang gak pernah begadang dan put effort lebih dalam belajar, baru tidur kurang dari 7 jam aja udah rewel minta ‘nagih’ tidur besoknya. MAMA memang TOP, sekarang juga terus memperdalam kajian ilmu bahasa Arab dan Al-Qur’an-nya…  =)

Me & Mom

Alhamdulillah.. Allah SWT surrounds me with super women in my life. My mom, my grandma (alm.), and my mother-in-law (alm.), semuanya KUAT dan solehah.. So many things to tell about them, yang selalu aku kagumi dari sisi kesabaran luar biasa, kebesaran hati, kekuatan iman, dan juga kasih sayang. Mereka semua selalu memotivasiku dan menjadi pelajaran bagiku-sebagai seorang wanita dan nantinya calon ibu- jika mengingat perjuangan lahir-batin wanita – wanita tersebut. Ya Allah, di hari ibu ini aku hanya bisa memohon dan berdo’a pada-Mu, karuniakanlah ibu-ibu kami dengan rahmat dan kebahagiaan, limpahkanlah mereka kasih sayang-Mu, maafkanlah segala dosa mereka, hindarilah mereka dari azab-Mu, balaslah amal mereka dengan ridho-Mu, dan masukanlah mereka dalam surga-Mu. Amiin…

Semoga aku juga bisa menjadi seorang iboe yang solehah dan KUAT..🙂