Snowy Bavarian Castles

Senin, 16 April 2012

Jadwal hari ini adalah trip ke Bavarian Castles, yaitu Linderhof Castle dan Neuschwanstein Castle. Sebenarnya ada tiga istanan Bavarian yang terkenal, selain yang dua itu ada lagi kastil Herrenchiemsee – kastil ini merupakan ‘replika’ dari Chateau de Versailles, penghormatan pada Louis XIV yang dikaguminya. Uniknya, kastil ini sangat indah dan luas karena dibangun diatas pulau  di tengah – tengah danau Chiemsee, danau terbesar di Bavarian di dekat Munich.

Sekilas tentang King Ludwig II, raja yang membangun kastil – kastil di atas. King Ludwing II memang eksentrik, hobinya membuat istana tak surut walaupun saat itu ditentang rakyatnya sebab uang kerajaan habis dan bangkrut untuk dihamburkan dalam pembangunan istana – istana megah. Namun, sekarang rakyat Bavaria harusnya berterimakasih atas inisiatif King Ludwig II karena sudah ‘balik modal’, banyak wisatawan yang datang kesana atas daya tarik keindahan kastil – kastilnya.

Linderhof Garden

Keanehan King Ludwig II terlihat semasa pemerintahannya. Ia diangkat jadi raja terlalu muda, semasa remaja dan menurut guide-nya, raja ini ada masalah dalam pergaulan sosialnya…ada juga yang bilang kalau ia sakit mental. King Ludwig II juga tidak menikah, ia hanya bertunangan lalu membatalkan pertunangannya itu. Ia terus menyendiri hingga ajalnya yang juga misterius, King Ludwig II wafat di usia yang masih muda. Jasad sang raja ditemukan di danaudan sebabnya masih teka – teki, ada spekulasi ia dibunuh, ia bunuh diri, atau tenggelam.

Sepanjang perjalanan menuju Linderhof Castle, tanpa disangka, butir – butir salju turun. What? In April? In Spring? Apa mungkin karena kita datang menuju ke arah atas, ke pegunungan sehingga lebih dingin dan bersalju? Sesampainya di Linderhof Castle, masih juga hujan salju. Aku harus merelakan tak bisa melihat keelokan taman Linderhof Castle dan membuat video klip bergaya jalan – jalan di taman *haiyaaahh*. Sebab semua tertutup saljuuuu……….. Aaaaaah, okay, it was soooo.. unexpected!!😦

Anyway, mari kita masuk ke istana pribadi King Ludwig II. Honestly, this castle is tiny, like private house. Wajar, sebab raja hanya sendirian disini. Tinggal sendiri. Kerja sendiri. Bahkan, saat ke ruang makannya hanya ada satu kursi. Ya… makan sendiri. Kaciaaaannn…😦 . King Ludwig II raja yang unik! Seketika langsung tertarik akan kisahnya. Kekaguman raja ini pada King Louis XIV juga digambarkan dengan simbol2 King of Sun – Le Roi Soleil, bahkan ada ‘miniatur’ Hall of Mirror dalam salah satu ruangannya. Cerdas, saat masuk ke ruangan tersebut, seakan – akan ruangan luas dan berlorong kaca tak berujung. Padahal hanya memakai susunan permainan sudut pantulan cermin. Seharusnya jika bisa dijelajahi, taman Linderhof sangat luas dan indah. Andaikan tidak turun salju, bisa mengunjungi Venus grotto – gua buatan cantik yang berstalagtit dan  berair hijau tosca. Arsitektur yang menarik.

Princess in Linderhof :p

Dari Linderhof Castle, kami berhenti sebentar di Oberammergau, desa tradisional Bavaria. Lumayan, harga suvenir disini relatif lebih murah dibandingkan di kota Munich. Lalu, perjalanan dilanjutkan menuju istana impianku – Neuschwanstein Castle!! Istana fairy tale yang merupakan inspirasi dari istana DISNEY yang tersohor! Wa, I’m very excited… Indah sekali, beridir di atas bukit dengan arsitektur yang berbeda dengan kastil – kastil lain. Kastil yang tak memiliki taman sebab disekelilingnya sudah dilengkapi dengan taman ‘alami’, yaitu pegunungan Alpen dan danau Aplsee serta danau Schwansee, alias Danau Angsa – Swan Lake. Indahnya, Subhanallah… Kastil negeri dongeng!  Beginilah rupa istana ini yang kubayangkan saat musim semi yang cerah…

from Google

Sayangnya… Hujan salju masih terus turun, bahkan tambah lebat. Aku tidak terlalu berharap akan bisa melihat kastil yang sesuai  bayanganku dalam kondisi cuaca buruk seperti ini, huhuhuhu………. T__T.  Selepas makan di restoran hotel desa Fussen dengan menu Chesse Noodle (yang ternyata isinya makaroni dan keju, ditaburi gorengan bawang, aahhh.. keju abis… enak lezat di awal, lama2 eneg dan gak habis, huhu…), kami mulai menanjak. Letak Neuschwanstein Castle memang di atas tebing dan butuh sekitar setengah jam berjalan kaki ke atas. Bisa juga sih naik andong alis carriage with horse, halah, gaya kerajaan banget, tapi ngantri dan bayarnya lumayan. Bisa terlihat Hohenschwangau Castle saat mendaki, yaitu kastil tempat keluarga kerajaan tinggal, tempat lahirnya King Ludwig II, sebelum dibangun istana – istana lain oleh sang Fairy tale King ini.

Kami terpeleset beberapa kali dan bongkahan (ya bukan butiran lagi) es juga acap kali menimpa saat mendaki gunung ke istana dongeng. Baju dan sepatu juga seadanya, sama sekali tidak menyangka cuaca bakal ekstrim seperti musim dingin seperti ini, di bulan April! Akhirnya, sampai juga di Neuschwanstein Castle. Jadwal giliran masuk masih agak lama. Oleh karena itu, bukan NYO namanya kalo gak kekeuh tetep melancarkan  rencana semula.

Tujuan awal aku ke kastil2 ini tentu untuk bikin video klip Princess Minuet, ahahahaha…… Jadi tak peduli apapun halangannya, tetap harus dilaksanakan. Kayaknya urat malu udah putus.. Di pelataran Neuschwanstein Castle, dibawah guyuran hujan salju, nekat melepas jaket, cuman pakai kostum yang lebih mirip orang mau nari cha-cha-cha… Menyalakan lagu dan beraksi lip-sync sambil di shooting. Gyaaaahhh……. >,< . Anyway, the result is awful… soalnya kabut tebal menutupi istana, sehingga lebih mirip seperti syuting di rumah hantu dibandingkan di istana dongen ceria. Lalu, pencahayaan juga sangat gelap sehingga lebih mirip ‘penampakan’ yang sedang nyanyi. Nyeehh…. =,=

Foggy castle.. huhuhu… T,T

Mari kita lanjutkan tur… Interior Neuschwanstein Castle ini ternyata tidak ‘seheboh’ desain arsitektur luarnya. Terlihat agak sepi dan minim dekorasi di sebagain besar ruangannya. Apa mungkin karena istana ini tidak selesai dikerjakan sebab King Ludwig II keburu wafat? Ada beberapa ruang yang menarik,  Hall of the Singer yang latar belakangnya merupakan hewan – hewan yang ada di negeri dongeng. Lalu Throne Hall, yang lantainya juga bercorak hewan. Hmm… apa karena si raja ada masalah sosialisasi dengan orang, lalu pelariannya hewan – hewan? Diikuti dengan Grotto buatan, alias ada gua buatan di dalam istana yang berwarna – warni. Ini aneh sekali, mencerminkan rajanya… unik! Meskipun agak seram.

Anyway, meskipun dirudung badai salju selama perjalanan ke kastil. Istana – istana sang Fairytale King memang indah, lain daripada istana – istana lain, memberi inspirasi segar! Kapan – kapan, jika  Neuschwanstein Castle sudah selesai renovasi dan pas lagi summer, sepertinya worth it untuk dikunjungi dan bikin video klip lagi.. xD