Vocal Masterclass RCM

Yep, merasa bersyukur banget kuliah di Imperial College di kampus South Kensington yang memang satu kompleks dengan Royal College Music (RCM). OMG, dulu 4 tahun lalu, saat ke London berwisata cuma nonton konser ke Royal Albert Hall dan foto di depan RCM. Gak pernah kepikiran bakal ngampus di sini sampingnya.

Hampir tiap minggu Nyo ke RCM buat nonton konser (baca: nyari yang Free alias gratisan aja –> hahah, mental mahasiswa rantau). Nonton-in para mahasiswanya aja sih, lumayan kan abis butek coding dan mikir berat sampai berasap di lab, otak jadi adem mendengar lantunan piano, gesekan biola, atau nyanyian soprano. Asiknyo…🙂

Saat pulang nge-lab biasanya kalau lewat jalan Prince Consort ngejar bus, macam – macam suara alat musik terdengar lah dari RCM. Kalau lagi berjalan di depan Senior Common Room-nya Imperial juga tiap sore selalu mendengar lengkingan soprano. Hwaah… benar – benar bikin pengen ikutan teriak juga! (pelampiasan). Tapi beneran deh, berhubung disini flat-share jadi Nyo gak enak kalau nyanyi – nyanyi, apalagi recording lagu – lagu soprano, bisa ditimpukin nanti >.<

Rabu lalu, setelah Reading group (jadi ceritanya di research group kami hampir tiap Rabu ada Reading, diskusi dan presentasi dari salah satu anggota tentang risetnya) dan pertemuan mingguan dengan pembimbing, Nyo langsung ke RCM untuk masterclass vocal dengan Elizabeth Watts. Sang soprano ini ternyata sudah malang melintang di dunia per-soprano-an di UK dan merupakan alumni dari RCM juga. Ia ini terkenal with a voice described as “one of the most beautiful Britain has produced in a generation” by International Record Review.

Vocal masterclass RCM

Vocal masterclass RCM

Selama analisa 6 lagu dalam 3 jam sore itu, Nyo jadi banyak dapat masukan. Menyanyi itu susah juga ya… Menyanyi dengan teknik yang benar saja tidak cukup. Sebab, kadang yang paling penting adalah pesan lagu itu sampai! Bagaimana? Kamu harus menyelami lagunya dulu, tentang apa, apa yang ingin disampaikan pada pendengar?

Analisa artikulasi (penekanan pada beberapa huruf/suku kata) harus tepat agar tidak salah penekanan pada pesan yang disampaikan. Yang ditekankan adalah kata yang penting dalam lagu/lirik, kalau tidak ya jangan… Terus, soal ekspresi juga penting. Meski tidak banyak gestur, terutama untuk menyanyi soprano, tapi ekspresi wajah harus benar – benar menggambarkan isi dan rasa lagu tersebut. Emosi harus dibawa di suara… Emosi dibawanya dari bawah (bukan dari dada), lalu langsung di refleksikan ke pantulan suara.

Tatapan mata juga penting. Jika ingin mencerminkan suatu pemikiran berbeda boleh lah tatapan matanya berpindah dari titik satu ke titik lain pada audiens, seakan – akan meminta pendapat dari mereka. Kalau tidak ada wacana itu, ya tidak usah.. fokus saja. Sebelum dinyanyikan, pastikan dapat emosi dan rasanya dulu, tentukan gestur atau ekspresi. Semuanya harus pas, agar lagunya benar – benar tidak datar dan bisa menyentuh audiens.

Well, susah juga ya di praktek-an kalau gak ada tempat latihan rutin yang memadai, hahah… Yang pasti Nyo tertarik banget!! Pengen banget bisa nyanyi soprano yang baik dan benar secara keseluruhan. Mungkin harus ikut kelas beneran di RCM yah? :p