Trimester pertama

Yup, trimester pertama PhD loh.. bukan trimester pertama kehamilan, ibu-ibu.. xD . Meskipun sama alurnya, kalau ibu-ibu melahirkan di bulan ke-9, PhD di bulan ke-9 bakal dinilai apakah lanjut atau tidak? Jadi seram..😦

Bulan April, langkahku menjejak lagi di bumi Inggris setelah 6 tahun lalu menapak di bumi Scotland. Berat, sebab kali ini harus berpisah dengan my Rhapsody. Pertamanya memang berat, tapi kemudian tersadar bahwa kala itu juga belum dapat akomodasi untuk keluarga, yang pasti malah lebih repot kalau memboyong keluarga. Lama – lama, malah jadi norak karena tiba – tiba dapat ME-TIME lagi yang tak terhingga. Maklumlah, selama 2 tahun bersama Rhapsody, seperti ibu-ibu rumah tangga lainnya, waktu ME-TIME cuma ada saat si anak bobo. Disitulah berusaha untuk produktif. Kenorak’an free ME-TIME ini mentransformasi Nyo jadi mahasiswi lagi, malas masak, gak nyetrika, casual dress, dan yang lebih penting: eks-plo-ra-si….

Sepertinya beberapa kolega masih gak nyambung kalau aku ngobrol dan bilang,  I have a husband.. I have a son.. like that. Awalnya mereka malah nyangka aku teman anaknya supervisorku (yang masih SMP dan memang suka datang lunch bareng bapaknya di kampus)… hhh… =__=;

Well, inilah meja Nyo insyaAllah 4 tahun ke depan. Office berada di departemen Computing, tepatnya di research group biomedia. Masih berkutat di bidang medical image analysis (belum bosen sih ya dari s1-s2 ampe sekarang) di bawah bimbingan DR dan BG. Awalnya aku gak tau siapa mereka, Nyo cuma apply aja untuk upgrade sekolah setelah dapat beasiswa (sebelumnya dapat UCL tapi di dept.Medical Physics yang Nyo gak suka, sebelumnya  dapat di Imperial juga tapi beda research group di Medical Robotics tapi Nyo gak suka pembimbingnya) . Sampai akhirnya satu orang dari departemen bilang bahwa Prof.DR itu termasuk orang penting. Well, setelah aku baru lihat research gate nya.. hmm, okay, 13.000 citations. HA! ^_^;

Meja kerja NYO

Meja kerja NYO

Project yang Nyo kerjain menangani UK imaging biobank. Saat ini baru ada ribuan MRI abdominal whole-body scans dari seluruh UK yang diambil. Tapi di akhir proyek nya bakal nargetin 500.000 images yang bakal diambil. Big data problem yak? Yah, sekarang sedang berkutat di (masih) computer vision, medical images, big data dan yang paling utama sih machine learning..

Tapi layaknya ilmu padi, semakin tinggi ilmunya semakin merunduk. Aku juga merasakan hal yang sama saat dibimbing oleh si Prof, menjelaskannya enak dan gak sombong sama sekali. My co-supervisor, BG masih muda tapi risetnya keren-keren, maklum lah dulu kerja di Mics Research. Dua-duanya tipe yang santai tapi pasti, dengan analisa yang tajam.. bukan tipe yang rese. Meskipun seringkali Nyo merasa bodoh banget setiap habis weekly meeting because of my stupid mistakes (I often do this).

Kantor untuk grup riset kami besar, ada sekitar 30 – an orang di bawah pimpinan DR. Kebanyakan post-docs, hanya 5 PhD yang sedang aktif dalam bimbingan, 5 PhD lainnya sudah mau lulus. Kalau kalian datang ke Office mungkin heran.. Heran karena meskipun isinya banyak tapi sama sekali gak ada suara! Yaaa…. beneran! Gak ada yang ngobrol kalau sudah masuk office, semua duduk menatap layar komputer masing – masing. Tak ada tegur sapa, tak ada basa – basi, semua FOKUS!

Kadang Nyo juga masih canggung sampai sekarang, mau negur, eh orangnya lagi asik pake headphone sambil sibuk kerja. Hmm… yasulah, biarlah semua sendiri – sendiri. Tapi ini yang membuat suasana office benar – benar super kondusif untuk kerja. Heningnya melebihi keheningan library! Sampai2 kalau abis lunch nyo suka tiba-tiba ketiduran  xD

Untuk menyiasati orang-orang Computing yang sepertinya lebih senang ngobrol sama layar komputer dan keyboard dibanding sama orang, setiap jumat sore ada social cake event. Nyo paling rajin datang soalnya ada banyaaaakk… cemilan dan kue-kue gratis, haha… sambil ngobrol-ngobrol. Disinilah para PhD dan postdocs bisa saling bersosialisasi. Bagi Nyo, yang paling penting ya makan kuenya itu sih :p

Office.. biasa Nyo paling pagi. jam 8an datang, pulang jam 5 :p

Office.. biasa Nyo paling pagi. jam 8an datang, pulang jam 5 :p

Orang – orang di office benar – benar pilihan. Aku benar – benar salut dengan mereka, ada yang postdoc sebelumnya di Oxford, ada yang dari Harvard, ada yang dari siemens, beberapa punya open-source lib/software yang top, ada yang sudah postdoc ke 2 dan ke 3 (dan aku gak tau postdoc tuh mau ampe berapa kali sih??!! haduh.. jadi kangen nasi goreng dog-dog dan mi tek-tek), bahkan ada juga yang sambil running his startup (we’ll talk about this later). Mereka semua brilian… dan kadang-kadang membuat Nyo jadi merasa #daakumahapatuh =,=;

Kuliah kalau PhD memang gak wajib, meski ada beberapa yang wajib (asal memenuhi absensi). Senangnya kalau tiap kuliah dari Graduate School, kalau istirahat dapat coffee/tea break dengan biskuit. Selalu khas biskuitnya pasti merk itu deh, enyaakk… Kalau event lebih besar juga dapat lunch (kebanyakan sandwiches or wrap ada yang vegetarian, fish, dsb), kadang kalau agak malam dapat refreshment (juice dan chips). Hahah… ampe hafal gara – gara keseringan datang ke acara-acara ICL macam-macam akibat efek eksplorasi ME-TIME.

Lunch ala events di ICL :D

Lunch ala events di ICL😀

Selain kuliah wajib dari Graduate School, kebanyakan malah Nyo ambil kuliah-kuliah dari Business School and Enterprise-Entrepreneurship nya imperial. Bagusnya, kedua supervisor ku benar – benar membebaskan dan mendukung sih, they don’t have problem with that. Secara yaaa…. setauku dalam setahun belakangan sudah 3 startup keren (dan sukses, bukan abal) founder-nya lahir dari research group Computing ini, semua PhD di bawah bimbingan DR. Ada MagicPony yang berhasil punya beberapa paten di bidang video compression dan beberapa orang di office ku (selain pendirinya) juga kerja disana. Ada juga SurrealVision di bidang VR untuk Occulus Rift yang baru-baru ini diakuisisi Facebook. Yang paling baru, ada jam modular kerean wearable device Blocks  – yang menurutku benar – benar out-of-the-box.

Kenapa aku jadi tertarik dengan itu semua? Well, selain technology-nya yang keren-keren dan semuanya dibangun oleh para PhDs, juga karena provokasi orang ini. Yak, orang ini sepertinya gak pernah kehabisan energi dalam bidang Entrepreneurship (sudah lihat kan video TEDx nya di link itu, duh kaseeeep pisan euy.. setuju kaan ibu-ibu? :p). Selain mendirikan Imperial Create Lab, cowok yang OMG masih muda (saya tua, I know) ini selama 4 tahun menjawab sebagai president entrepreneur society di ICL. Orang ini duduknya tepat di depan-berhadapan kursi kerja saya di kantor, tapi dia jarang di office. Maklumlah, sudah tinggal nulis dan nunggu sidang PhD, dan sibuk wira-wiri sebagai co-Founder dan CEO nya Blocks. OMG, aku gak habis pikir sama orang itu.. Kok bisa – bisanya ya nge-startup sambil PhD, keduanya jalan bersamaan dan hasilnya excellent! Beberapa kali ngobrol dan aku rasa… Komitmen dan kerja kerasnya benar – benar harus dicontoh🙂

Semoga saja bisa.. tunggu yaa. I wanna be the next one from this office, after them, insya Allah…. (siapa tau ada yang meng-aamiin-kan, hahaha… #ibuubu #khayalantinggi #apasih)

Kenorak’an having so much ME-TIME masih berlanjut. Selain nonton dan masterclass di Royal College Music yang memang satu kompleks dengan ICL, Nyo juga suka melarikan diri ke ruang latian piano kalau lagi stuck. Di kampus ada 10 ruang latihan musik dengan piano yang harus di akses dengan ijazah ABSRM (Alhamdulillah… ternyata berguna juga dulu aku ikut ujian ABSRM dan berijazah ini, hehe.. disini toh kepakenya ^_^ #8tahunkemudian).

Pianyooooo..... di kampus ^_^

Pianyooooo….. di kampus ^_^

London gak pernah kehabisan acara, tiap minggu adaaa…aja yang membuat Nyo eksplorasi. Gak seperti dulu, selama 4 tahun di Eropa selalu tinggal di desa, gak pernah terbuka matanya kalau ada event-event seru. London is just like Jakarta, sangat dinamis… Karena itu dalam 3 bulan kemarin, Nyo ikutan Startup Weekend, London Technology Week di Interop, Industry day, Launchpad day, RA symposium dengan Guido van Rossum yang bikin Python, Islamic Help concert, dsb. Efek eksplorasi ME-TIME beneran buat Nyo jadi ‘muda’ lagi…dan bersemangat. Alhamdulillah…

Artikel – artikel yang Nyo tulis dari London tech.week, bisa dibaca di TechInAsia disini: soal Big data, venture builer, dan digital effect. Semoga berguna.

Video – video eksplorasi Nyo sebagian (yang non-akademis) diabadikan disini  . selamat menonton!  :)

Akhir Juni kemarin, di kala puasa berlangsung 19 jam di London, pertama kalinya Nyo coba jadi TA untuk short course (1 minggu saja) coding buat anak – anak s1 kedokteran ICL. Ceritanya kembali ke jalan yang benar (=akademik) setelah terlalu banyak dealing with those biz things. Seru sih… secara baru pertama kali ngajarin anak – anak bule. Meski kalau di Indo juga ngajar pake English tapi disini kan mereka ngomong englishnya udah gak terjangkau. Kadang Nyo bengong lama cuma buat mencerna kalimat mereka yang panjang dan cepat. Student ya student, saat ngoreksi project mereka beberapa banyak yang melebihi ekspektasi, beberapa ada yang masih kacau-beliau.  Kalau Nyo amati, undergrad disini kok gak ada yang alay lebay dan konyol kayak di Indo ya? Maksudnyo, sebagian besar are very motivated and very mature. Mereka sangat mature, apalagi kalau dalam mengkomunikasikan pendapatnya. Akhir course, dapat Rubber duck untuk debugging deh.. lutchu.. :p

Rubber-duck debugging!

Rubber-duck debugging!

Alhamdulillah… sejauh ini sih sangat menikmati jadi mahasiswi lagi (sebelumnya kan kerjaan ngurusin mahsiswa = dosen) di Imperial. Ini baru 3 bulan pertama PhD… kata orang-orang mah belum apa – apa, makanya belum terasa sibuk. Apalagi gak ngurusin suami dan anak, kayaknya bebaaaass…banget sampai menggendut. Hmm… bulan depan keluarga datang insyaAllah dan sepertinya bakal terjadi perubahan banyak deh. Mungkin Nyo gak bisa nulis blog lagi😦, mungkin nyo gak sempat nulis-nulis dan bikin2 lagu or video lagi.. Mungkin eksplorasi ME-TIME akan jauh berkuang (hiks.. T_T), dan akan lebih banyak eksplorasi OUR-TIME  :D

Doakan ya… semoga PhD 4 tahun ke depan terus lancaaaarrr dan bisa selesai dengan baik… ^_^

Terimakasih….