Summer camp: Engineering for Gals!

Jadi ceritanya nih, seminggu ini (20 – 25 Juli 2015) Nyo bersama 2 teman lain jadi mentor buat Summer school di kampus. Asiknya, baru pertama kali nih diadakan engineering summer school tapi khusus untuk perempuan, usia 11-14 tahun. Seminggu berinteraksi dengan mereka, Nyo jadi teringat zaman – zaman SMP dulu #nostalgia.

Saat SMP dulu, Nyo had been dreaming ikut summer camp. I wasn’t an outgoing person, jadinya lebih memilih menciptakan teman-teman khayalan untuk ikut summer camp ke NASA, dilanjutkan dengan petualangan ke luar angkasa (baca disini). Okay.. I was freak, tapi belum kesampean nih sampe sekarang :p

Saat SMP dulu, sepertinya otak masih sangat segar untuk berpikir, masih bisa tahan duduk dengerin, baca dan belajar di kursi berjam-jam. Sekarang? baru duduk sebentar udah ketiduran, ngantuk buanget, hoahm.. hahah…

Saat SMP dulu, ekskul di sekolah apa ya? Oh ya KIR, ehem, kenapa ya gak jauh-jauh dari riset =,=;

Okay.. back to summer school!

DAY 1

Hari pertama, sebagai kakak (bukannya ibu ya? soalnya dua mentor lain masih muda-muda) mentor yang baik, Nyo menyambut anak – anak (yang pagi itu pada diantar oleh orang tuanya) dengan gembira. Mereka sedang saling berkenalan satu sama lain: nama lo siapa? lo sekolah dimana? gitu lah kira-kira… eh, pas Nyo menghampiri mereka, malah ditanya yang sama, “What’s your name?” Sekolah dimana?

GLEK!  Apaa?? Okay… I know, tinggi Nyo memang lebih pendek dari mereka, tapiii… apa aku terlihat seperti sepantaran mereka, anak-anak SMP, ha??! T__T . Sedihhhh…. langsung Nyo nyadar belum ganti kaos seragam mentor dan batch mentor. Setelah Nyo ganti baju, barulah bisa sedikit menunjukkan bahwa “hei, umurku tuh 2x umur kalian!” *tua* BWAhahaha…

Sesi pertama mengenai perkenalan apa itu Engineering? Hmm… menarik. Jadi flashback lagi pas SMP sepertinya Nyo gak pernah cita-cita ke teknik, bahkan gak punya cita-cita, satu cita-cita yang aku punya dari SD dan SMP ya musisi dan seniman, udah, titik.

Sesi selanjutnya adalah Bioengineering! Waah… seru, disini anak – anak dibagi menjadi beberapa aktivitas. Ada simulasi mengenai cara untuk unclog pembuluh darah yang tersumbat oleh lemak, pakai pipa bening dan lemaknya dari play-d’oh. Real life, bisa pakai cara stent atau ballon. Ada juga simulasi mengenai microbubble technology untuk drug delivery, dengan meniupkan bubble ke dekat speaker yang mengeluarkan frekuensi tertentu sehingga bubble ikut beresonansi. Ada juga aktivitas dengan USG, mereka me-USG leher mereka dan mencari carotid-nya sehingga denyut dan aliran darahnya bisa divisualisasikan dalam 2D US Images. Tak ketinggalan juga Virtual Reality dengan Occulus yang mengajak kita bertualang ke dalam pembuluh darah, ada sel – sel darah merah, dsb mendekati dan menimpa :p

Engineering Summer School

Engineering Summer School

Hihihi… asik yah!! Sebenarnya banyak banget overlap dan cross-section antara bioengineering, biomedical engineering, dan computing yang aku lakukan saat ini. Berhubung dulu di S1 di Biomedik, jadinya aktivitas Bioengineering sangat nyambung hari itu.

DAY 2

Nyo gak ikut sesi pertama di Teknik material soalnya ada kuliah. Jadi baru ikut siangnya di Teknik Mesin. Siang itu, diadakan kompetisi mendesain crane, dengan hanya mengandalkan peralatan yang disediakan, seperti karton dus, gunting, clip, tali, pensil, dan gelas plastik. Mereka dibagi menjadi 8 grup dan menariknya, in the end.. desain mereka keren-keren dan bisa mengangkat beban berat (satu bungkus kelereng). Top deh!

Membuat desain Crane

Membuat desain Crane

Setiap hari, ada 5 anak yang muslim dan setelah makan siang (yang menunya sama setiap hari, ampe hafal: sandiwch, apel, crisps, air mineral –> disini anak-anak kalo makan siang tiap hari sandwich ya?) Nyo nganter mereka ke mushola. Rajin anak – anak itu, kalau di SMP nya juga mereka disediakan mushola meski bukan sekolah Islam.

DAY 3

Sesi pertama hari ketiga dari departemen Electrical and Electronic Engineering. OMG, mendengarkan si prof memberi lecture jadi teringat akan cinta pertamaku pada engineering. Yup, maksudnya jadi teringat masa – masa S1, kembali terngiang rangkaian listrik, rumus – rumus berhubungan dengan kapasitor, resistor, dsb, hahah… Yang lucunya pas ngebahas microcontroller dan IC dan chips, si prof ngelucu.

“I have seen motherboard and daugtherboard but I have never seen fatherboard, sonboard, or great-grand-father board..”

nyemm.. tanya kenapa?

Setelah lecture, para anak-anak gadis secondary school (SMP) ini digiring ke lab elektronika untuk membuat semacam eletronik Toy ‘Passion Meter’. Mainan ini jika dipencet dengan kedua jari, keempat LED yang mewakili Yes (hijau), No (merah), regret (kuning), repeat (putih) akan berputar dan setelah delay akan berhenti di LED tertentu (random). Anak – anak harus menentukan besaran kapasitor dan resistor yang dipilih sesuai properti toy. Mereka pun harus menyolder sendiri.

Ya ampun… dah lama banget Nyo gak nyolder-menyolder lagi! Sudah 11 tahun lalu terakhir kali megang solder… wew, time flies.. (tuaaa, hiks… T__T). Lucu juga lihat para gadis senang menyolder dan setelah rangkaian mereka jadi, tinggal diprogram deh chip-nya dan siap bermain.

Dasar cewek-cewek ABG, mainan Passion Meter itu mereka mainkan dengan cara bertanya pada temannya, “Lo pikir si Joe ganteng dan cool gak?” . Temannya menekan Passion Meter dan yak.. LED terakhir menyala di warna merah, artinya NO. hahah… cewek-cewek ABG, lagi masanya ngecengin cowo =,=; . Super gak nyambung deh Nyo… #roaming

Electronics dan mendulang emas :D

Electronics dan mendulang emas😀

Sesi setelah lunch adalah sesi Earth Science, macamnya geologi dan ilmu bumi gitu. Mereka belajar tentang bebatuan, tentang simulasi glasier dan yang paling asik adalah eksperimen mendulang emas. Wow, Nyo langsung tertarik untuk ikutan… siapa tau ntar kalau nemu sungai yang ada emasnya bisa mendulang emas banyak #ngimpi #aneh.

Lagi-lagi cewek-cewek ABG itu seperti kelebihan energi… bak-bak untuk simulasi mendulang emas malah dipakai jadi area lari dan lompat. Juga, mereka malah nyanyi-nyanyi per geng… weits, jadi inget masa ABG, suka nyanyi-nyanyi lagu TOP 40 juga sambil bergaya heboh. Nyo jadi pengen ikutan nimbung… Untung segera tersadar, Nyo kan mentor, mari kita tertibkan mereka semua! #pasangtampanggarang . Ayo, belajar, girls… xD

DAY 4

Ini adalah hari yang paling asik menurutku, soalnya sesi pertama adalah sesi dari Computing, my department!! Kyaaaa…. Nyo semangat banget hari ini. Yang paling asik, tangan kita bakal bersih di Computing, karena gak harus berkutat dengan mekanika, tools, material kimia, air, batu, solder, dsb. Makanya Nyo pilih Computing karena tangan selalu bersih dan hanya berbekal duduk dengan komputer ngetik2, hahahah… #malas

Setelah beberapa dosen memberi lecture tentang special effect di film lewat komputer, tentang why software crash, dsb.. tibalah demo dari pembimbingku mengenai augmented reality untuk medical vision. Jadi lewat oculus/kinekt, kita bisa seperti superman, melihat X-ray apa yang ada di balik kepala kita. Jadi lebih mudah untuk dokter menvisualisasikan dimana otak pasien, letak tumornya, dsb. Ini sebenarnya kerja rekan di depan meja kerjaku, jadi tiap hari aku melihat ini terus, bagaiman dia susah-susah bikinnya ampe pusing :p

Lalu, kita beranjak ke Dyson Lab. OMG, ini benar – benar wilayahku, vision and robotics! Ehem.. maksduku, masa laluku ding, soalnya aku udah gak ngurusin per-robot-an lagi sekarang. Tapi cintaku benar – benar bersemi lagi begitu melihat ada robotic arm Dyson keren di atas meja…❤ . CLBK!

Anak – anak mendengarkan dengan penuh antusias mengenai cara kerja computer vision sebagai ‘alat utama’ navigasi robot, terutama robot Dyson dalam tugas-tugas rumah tangganya. Mereka pun ditantang untuk mengendalikan tangan robot untuk mengambil salah satu balok dari tumpukan balok, dengan presisi dan tepat. Susah juga kan..  Ih, Nyo jadi kangen… Mudah-mudahan semester depan tiap kamis kesini deh, ikutan weekly talk computer vision robotics biar update terus🙂

Computing (atas) dan Aeronautics (bawah)

Computing (atas) dan Aeronautics (bawah)

Siang harinya, sesi yang tak kalah seru, yaitu Aeronautics! Pertama, para gadis diajari bagaimana membuat pesawat2an yang aerodinamis dan bisa terbang. Kita menerbangkan pesawat kita di arena testing terbang yang dibatasi dengan jala-jala dan bawahnya dilapisi busa-busa tebal, karena ini juga merupakan arena untuk mengetes Drone! Kerennya, para researcher disini sedang mengetes Drone yang bisa muncul dari dalam air, langsung lompat untuk terbang. Weeits… cem film-film aja! Tapi tentu tidak mudah karena di air diharapkan drone bisa lebih berat agar tidak mudah hancur kena tekanan air, sementara di udara harus ringan agar mudah terbang. Bingung ya? Namanya juga riset…

Paling Nyo tunggu-tunggu adalah FLIGHT SIMULATOR! I think it is the best part of this summer school.. hahah… Ingat, Roll, Pitch, and Yaw! Serruuu… banget! Kalau anak Aeronautics maenin simulator terus kali ya? Sebenarnya ini adalah simulator buat mereka latihan, bukan maenan…Mereka juga harus mengikuti ujian demi ujian, bagi yang memang mau dapat lisensi terbang. Cewek-cewek ABG malah ribut dan teriak melengking saking hebohnya nerbangin pesawat…. Heuuu… =,=; . Yah, mohon maklum… Sebagian besar malah end-up bikin pesawat looping di udara dan nyusruk pas landing xD

DAY 5

Hari terakhir Girls summer school. Sesi pertama di lab Teknik Kimia, mereka membuat polimer dari boraks dan lem PVC. Tampaknya mereka senang banget membawa pulang polimer hasil buatan sendiri. Kalau aku, gak pernah suka Kimia sejak dulu, jadi ya kurang tertarik sih dengan sesi ini. Mereka lanjuut ke simulasi kerjaan Teknik Kimia di kilang minyak dan industri, bagaimana mengatur kontrol di pabrik, dsb.

Sesi paling terakhir adalah sesinya teknik sipil dan Lingkungan. Hmmm…. Banyak gak nyambung deh Nyo sama jurusan si ade dan si papa ini. Simulasi pertama mengenai menara Pisa, bagaimana cara menahan agar Pisa tidak jatuh dan kemiringannya bisa tetap dipertahankan. Seru juga… tapi yang asik di bagian hidrodinamika. Well, ini kan jurusannya si ade, sipil air. Pas mereka mensimulasikan gelombang, juga ombak pantai di kolam yang besaaaarr….dalam lab, rasanya seperti beneran di pantai.

T. Kimia dan T.Sipil

T. Kimia dan T.Sipil

That’s all! Menyenangkan sekali bukan summer school nya… Meski Nyo mentor aja, tapi ikut menikmati, Alhamdulillah…

..dan hari ini, saat sudah gak ngawal anak-anak itu summer school, jadi kehilangan.. pas di musholla juga ditanyain sama para akhwat, “Where are your students?”

Nyo bingung, students? Oooh.. maksudnya anak-anak itu, heheh.. :’)

Go get your dream, girl! Engineering is FUN and not only for boys….!