Liverpool: Beatles Story dan Fireman Sam!

 

Perjalanan Spring break masih berlanjut. Setelah mampir sebentar 1 hari di Bristol untuk bertamu ke kerabat, Liverpool menjadi kota tujuan berikutnya. Hari pertama di Liverpool, selain menengok bayi, kami juga jalan-jalan ke stadium Anfield.

Kesan pertama saat tiba di Liverpool: sepi. Jika dibandingkan London dan Birmingham, Liverpool terasa lebih dingin udaranya (karena terletak di tepi laut/sungai) dan lowong. Berhubung hotel dekat dengan Liverpool lime street, untuk 4 orang lebih murah jika menggunakan taksi. Untuk ke stadium Anfield yang termasuk di luar pusat kota saja, hanya berkisar 7 GBP ongkos taksinya (bandingkan jika di London, baru 10 menit sudah belasan pounds, hiks.. macet pula).

Di stadium Anfield, meskipun sama sekali tidak ada dari kami yang nge-fans, cukup berbangga melihat logo Garuda Indonesia mejeng di merchandise serta training kit jersey di toko official Liverpool FC. Simak videonya disini:

— (coming soon)

Keesokan harinya merupakan tur inti di Liverpool. Bicara soal Liverpool, pasti identik dengan The Beatles. Airport Liverpool sendiri namanya bahkan John Lennon Airport, nampaknya ia telah menjadi pahlawan di kota ini. Ya, band legendaris tersebut berasal dari kota pelabuhan ini dan disini terdapat satu objek wisata sebagai museum The Beatles, yaitu The Beatles Story. Lokasi museum ini terletak di Albert Dock, yaitu pelabuhan di tepi sungai Mersey yang juga menjadi landmark kota Liverpool. Dengan membayar harga tiket untuk dewasa 15 GBP/orang, kita sudah bisa menjelajah waktu ke zaman kejayaan The Beatles.

Jangan mengaku fans berat The Beatles jika belum berkunjung ke Beatles Story di Liverpool. Pengunjung seolah terbawa dalam cerita The Beatles, mulai dari kisah masa kecil anggota band, awal mula band terbentuk, sampai mereka mencapai ketenaran di dunia.

Kita bisa masuk ke replika The Cavern, yaitu cafe tahun 1960-an yang melejitkan nama The Beatles hingga bisa terkenal. Tak ketinggalan replika Abbey Road – lokasi pemotretan cover album The Beatles yang tersohor, dan studio Abbey Road tempat The Beatles merekam lagu – lagu hitsnya.

Lagu – lagu the Beatles, seperti Yellow Submarine bahkan dibuat juga replikanya, seolah kita berada di dalam submarine dunia bawah laut. Semua instalasi yang ada di Beatles Story dengan uniknya menceritakan mengenai sejarah, lagu, koleksi, serta memorabilia The Beatles.

Foto – foto eksklusif dari the Beatles juga semakin membawa kita untuk masuk ke dalam cerita mereka. Bagian akhir dari Beatles Story menceritakan kehidupan pribadi masing – masing anggotanya: John Lennon, Paul McCartney, Ringo Star, dan George Harisson. Contohnya adalah cuplikan dari telegram tahun 1980, yang melaporkan adanya penembakan dari John Lennon, langsung dari US.

Nah, bagi penggemar The Beatles, atraksi ini sayang sekali untuk dilewatkan. Selain menelusuri cerita The beatles, disini kita juga bisa berbelanja merchandise The Beatles dan makan di retauran yang mengusung tema Beatles.

Video lengkapnya di Beatles Story, cekidot yang ini yaah…:

— (coming soon)

20160406_120425

Beatles Story: The cavern, replika cafe Beatles manggung dulu

Kebetulan, meski di luar rencana dan baru tahu saat masuk ke Albert Dock (my Rhapsody tiba-tiba histeris lihat gambar Fireman sam di banner depan entrance nya), Mattel play ada juga disana, letaknya persis di belakang Beatles Story . Jadi, setelah selesai dari Beatles, kita kesana buat menggembirakan si kecil yang sudah over excited.

Dari dulu nyari theme park yang berbau Fireman sam (soalnya nih anak nge-fans banget) tapi gak ketemu-ketemu, eh malah nemu disini. Aaa… seneng banget! (loh kok malah MakNyo yang excited, ampe jatuh kesandung =,=).

Untuk toddler, bayar 10 GPB, untuk dewasa yang menemani masing – masing bayar 2 GPB saja. Selain Fireman Sam, disana ada juga aneka permainan Thomas & Friends dan Bob the Builder. Bahkan, waktu sampai disana, pas ada meet & greet dengan badut Fireman Sam. Senangnya…🙂

firemanSam

Fireman Sam di Mattel Play

Memang tidak luas sih dan permainannya juga lebih statis (cocok buat pretend-play aja buat toddler), tapi cukup membuat si kecil sangat happy. Bisa mencoba naik Fire Engine, main dengan selangnya, naik jet-ski dan boat nya Fireman Sam, sampai turun dari tiang office Fire station – tentu merupakan kesenangan tersendiri baginya yang biasanya hanya bisa menonton semuanya di layar.

Usai bermain, kita juga bisa berfoto di layar hjau dengan pilihan background Firema Sam, Bob the Builder, atau Thomas Friends. Tak lupa juga, belanja aneka mainan karakter – karakter tersebut (harga lebih murah daripada beli di London / Hamley / Harrods).

Namanya jalan – jalan bareng anak kecil, rasanya seperti ada yang kurang jika belum ke tempat bermain ya… ^_^