Sekolah Gratis untuk Anak 3 tahun di UK

Berhubung my Rhapsody sudah berumur 3 tahun, jadi mulai ajaran baru nanti (September 2016), dia bakal pindah ke nursery/pre-school yang tergabung di primary school. Bukannya apa-apa sih, soalnya kalau di nursery private yang dari universitas seperti sekarang, mahal boo… Nah, ini karena memanfaatkan fasilitas dari pemerintah UK saja yang menggratiskan anak 3 tahun 15 jam/minggu di sekolah.

Alhamdulillah dia diterima di sekolah yang dekat rumah, yang sekolahnya 3 hari/minggu (3 x 5 jam/hari). Ada macam – macam tipe pre-school, ada yang membagi 15 jam gratisnya ke dalam 5 hari (masing – masing 3 jam, sesi pagi atau sore), ada juga yang seperti sekolah ini, membagi full-day dalam 3 hari. Tentu ini lebih menguntungkan bagi Nyo, karena 2 hari kerja sisanya (Kamis – Jumat) bisa tetap masuk ke nursery kampus (alias tetap bayar sih, heheh…). Maklum, Nyo diwajibkan untuk ke kampus terus tiap hari full-time, demi kelancaran studi.

Namun, untuk full-time nursery yang gratis, sekolahnya tidak sampai jam 5, namun dari jam 9 – 3.20 saja. Sebenarnya, masih agak maju-mundur sih masukin gak ya. Tapi, kadang kalau lihat si kecil dijemput sekolah biasanya jam 5-an, begitu ditaroh di stroller langsung habis baterainya, alias tidur sampai pagi, rasanya gak tega. Mungkin lebih baik sekolah sampai jam 3-an saja biar lebih banyak ada waktu sama Mami-nya… MamiNyo nanti bisa kerja sambil nge-remote insyaAllah.

Nah, beberapa hari lalu, para orang tua calon murid diundang untuk meeting ke sekolah. Disana, kita bisa keliling melihat sekolah dan dikasih pengarahan mengenai persiapan sebelum masuk sekolah. Alhamdulillah, sekolahnya benar-benar merepresentasikan London, alias multi-kultural. Berbagai bangsa ada disana, lumayan banyak muslim, dan disediakan makanan Halal. Ini bagusnya, karena kasian selama ini di nursery kampus dia makan vegetarian (karena tidak disediakan Halal).

Meskipun sekolahnya gratis, tapi pemerintah hanya mensubsidi makanan/lunch untuk anak dari reception (4tahun)- Year 1 – Year 2, selain itu harus bayar £2 / hari, atau bawa bekal sendiri. Ya, mending makan di sekolah ya, kalau ada Halal (alasan malas masak dan nyiapin bekal, heheh…).

Anak-anak saat masuk pre-school nanti juga dituntut untuk  disiplin. Disini dipukul rata, semua harus wajib masuk jam 9 teng, gak boleh telat. Kalau telat, di catat dan harus masuk lewat jalan lain. Yang jemput juga gak boleh telat jemput, kalau telat di’simpen’ di kantor kepala sekolah. Weeeww…. ini mah yang bikin emak-nya stress. Ini emak-nya alias yang nganter-jemput yang harus lebih disiplin! >.<

Jadi ingat zaman-zaman sekolah dulu. Kebayang juga kali ya, gimana stress nya ortu harus nganter kita biar gak telat sekolah, sekalian biar gak telat ngadepin macet ke kantor. Eh, tapi disini gak pake macet sih, wong nganternya jalan kaki. Ya, sekolah dipilih berdasarkan jarak rumah, yang paling dekat yang diprioritaskan (bagi sekolah publik yang gratis loh ya). Jadi, meskipun sekolah itu bagus, kalau jaraknya jauh dari rumah kita jangan harap bisa diterima.

Selain disiplin, anak juga dituntut untuk mandiri. Jika di nursery biasanya, kalau muntah atau ngompol dibersihkan dan digantikan bajunya sama guru, tapi di nursery yang menyatu dengan primary school tidak bisa begitu. Karena gurunya terbatas (dan benar-benar seperti guru di sekolah, bukan nanny), jadi semua anak harus ‘dry’ alias gak pake nappy dan bisa ke toilet serta cebok sendiri. Kalau anak muntah atau ngompol, ortu nya yang dipanggil buat bersihin. Oalah, nak, jangan sampe yaaa… =,=; . My Rhapsody Alhamdulillah sudah ‘dry’ alias gak pakai pampers semenjak masuk nursery umur 2 tahun lalu, baru sekitar 5 bulan terakhir dia sama sekali gak mau pakai pampers kalau malam/pergi (lebih milih pakai toilet seat kecil di toilet umum). Tapi kalau ‘poo’, hmm…. dia gak pernah mau di sekolah, beberapa kali malah nahan ‘poo’sejak masuk sampai pulang! >.<

Yang mengagetkan lagi adalah soal seragam. Kupikir pre-school tidak pakai seragam, ternyata wajib pakai seragam juga setiap hari! dan tidak gratis.. T_T . Sudah begitu, seragamnya banyak macamnya: ada seragam musim dingin, seragam musim panas (summer skirt for girls, short for boys), sweater, seragam olahraga, dsb. Buat yang perempuan lebih banyak sih bajunya dan juga hijab (ya, tidak seperti di Prancis, disini malah anak-anak sekolah yang muslimah pada pakai hijab untuk meyakinkan identitas mereka). Juga bagi anak perempuan, gak boleh pakai anting (yang boleh harus anting tindik), jadi lebih baik pakai hijab kan, bisa pakai anting di dalam :p

Untuk sekolah ini, sayang gak pakai jas dan dasi ya… Mungkin nanti kalau primary School, Rhapsody bisa dapat sekolah lain yang pakai jas-dasi (loh? maksudnya apa? Mau dan-dan-in anak kayak Harry potter? xD). Ke sekolah gak boleh pakai sepatu trainer/sneaker/keds juga, harus pakai sepatu pantofel khusus semua warna hitam. Oalah… seragam Inggris rapi banget yah. Benar – benar niat menuntut ilmu…

Seragam ini per pack nya juga tidak murah. Jika beli per pack (basic) bisa sekitar £130. Kalau mau lebih murah, mending beli satuan (dengan asumsi: seragam gak dicuci 3 hari, haha..).

Selesai pengarahan, kita semua diberikan pack dokumen yang harus dilengkapi. Dan sampai sekarang belum sempat disentuh, apalagi diisi… Oke, nanti kalau bulan depan ada pertemuan orang tua lagi dengan anaknya untuk pengarahan sekolah lebih lanjut, insya Allah di update ya! ^_^