Berdiri di Prime Meridian (GMT)

Kawasan Greenwich menjadi salah satu tujuan wisata di London. Disana selain ada Cutty Sark, museum maritim, royal naval college, ada juga observatorium Greenwich, yang terkenal dengan Garis Meridian Utama-nya. Pada tahu kan dengan sistem waktu berdasarkan GMT?

Garis meridian atau garis bujur digunakan untuk membagi zona waktu di dunia. Garis meridian utama adalah garis yang bujurnya terletak di 0° dan membagi dunia menjadi dua, yaitu belahan timur dan barat bumi – seperti khatulistiwa  yang membagi belahan utara dan selatan. Setiap tempat di dunia diukur berdasarkan jarak dari garis ini, berapa derajat di belah timur atau barat bumi. Misalnya, kita di Jakarta (yang terletak di bujur 106  derajat), waktunya adala GMT+7, atau berbeda 7 jam lebih awal daripada waktu di Greenwich ini.

Sejak akhir abad ke-19, garis meridian utama di Greenwich menjadi garis referensi untuk GMT (Greenwich Mean Time).  Sebelumnya setiap tempat di dunia hanya menggunakan waktu lokal setempat. Dengan adanya perkembangan jaringan komunikasi dan kereta api setelah tahun 1850-an, kebutuhan akan standard waktu internasional tak terelakkan.

Tahun 1884, garis meridian utama diputuskan berada di Greenwich pada International Meridian Conference.  Turis tampak mengantri untuk berfoto di garis meridian utama yang terletak di Royal Observatory Greenwich. Setelah mengantri, dapat juga nih pose kita bertiga:

00"00 GMT #primemeridian #gmt #bankholiday #observatory

A photo posted by Vanya2v (@vanya_2v) on

 

Harga tiket ke observatorium ini dibandrol 9.5 pounds per orang (belum termasuk ke Planetarium Show). Di Royal Observatory Greenwich, kita juga bisa melihat menelusuri berbagai jenis jam atau time-keeper dari masa ke masa. Mulai dari sundial (penanda waktu dari posisi matahari), jam logam dengan pendulum, jam astronom, pocket watch (termasuk yang ‘hilang’ 12 hari di laut saat kapal Titanic karam), jam untuk navigasi pelaut zaman dahulu, sampai dengan jam atom. International atomic time merupakan standard waktu di bumi paling presisi, yang ditentukan dengan jam berbasis quartz. Ya, sejak tahun 1955 mulai digunakan skala waktu “Greenwich Atomic” di observatorium Greenwich ini.

Di Observatorium, kita juga bisa menikmati pertunjukan di satu-satunya planetarium yang dimiliki London. My Rhapsody sangat senang nonton di planetarium, untuk pertama kalinya. Apalagi show-nya yang khusus balita, yaitu ‘Space Safari’. Ceritanya tentang Teddy Bear yang berkelana ke planet-planet seberang untuk mencari ‘big bear. Karena interaktif jadi mereka tidak bosan dan sangat terhibur sambil belajar. Setelahnya, kitajuga bisa belajar banyak hal tentang astronomi di astronomy center, yang disajikan secara interaktif, mulai dari big bang theory, astronot, asteroid, sampai galaksi.

teropong

Teropong Greenwich

Tak hanya itu, jika beruntung, kita juga bisa ikut meneropong di teleskop ‘Great Equatorial Telescope’,  salah satu teleskop terbesar (ke-7) di dunia. Pada saat itu mereka sedang buka untuk pengamatan planet Venus (bayar 5 pounds). Teleskop refraksi yang dibangun pada tahun 1893 ini dibuat untuk mengamati objek angkasa di langit, pada malam hari (double star) ataupun siang hari (matahari, venus). Hmm… jadi ingat teleskop Boscha pada saat dulu ikut AstroCamp (2002). Maklum, dulunya Nyo astro-freak, jadinya senang banget bisa lihat beginian lagi..❤🙂