Ssst… Ada Desa Tersembunyi di tengah Kota lho!

Tidak ada petunjuk ataupun gerbang masuk yang mengarahkan bahwa ada sebuah desa disini. Hanya ada jalan kecil berbatu yang mengantar kami masu ke suasana berbeda.
Cukup berjalan sekitar 10 menit dari pusat kota Edinburgh yang ramai dan modern, kita sudah berada dalam Dean Village yang sangat damai. Dean Village, yang berasal dari kana ‘dene’ berarti ‘deep village’ tersembunyi di balik tebing bebatuan yang curam, dengan sungai Water of Leith yang mengalir di tepian, dan dikelilingi oleh hutan rimbun nan hijau. Rasanya sulit untuk tersadar bahwa desa Dean Village ini berada di dalam kota yang sibuk.

Lebih dari 800 tahun yang lalu, Dean Village merupakan pusat penggilingan bebijian di Edinburgh.  Mereka menggiling biji-bijian dengan memanfaatkan arus dari Water of Leith. Namun, seiring berjalannya waktu, tak ada lagi yang melakukan aktivitas ini.
Sekarang kawasan ini merupakan area perumahan warga, terdapat bangunan apartemen dan rumah-rumah berdesain ala abad pertengahan di desa ini.

Tidak banyak fasilitas publik disini, sehingga desa ini seperti ‘tertidur’ dan sepi.
Juga, tidak ada restoran, toilet umum, ataupun taksi di Dean’s Village.
Kami hanya bisa berjalan kaki untuk menikmati ketenangan desa ala Skotlandia ini.

strolling around 😁 #throwbackwednesday #edinburgh

A post shared by Vanya2v (@vanya_2v) on

Untuk memasuki kawasan Dean’s Village, kami harus mendaki jalanan berbatu yang sempit. Tapi semua itu terbayar saat disuguhkan dengan pemandangan cantik desa ini.
Aliran sungai Water of Leith diapit oleh deretan rumah warna-warni. Suara gemericik air dan kicauan burung menambah kedamaian desa ini.  Salah satu pemukiman warga adalah Well Court dan masih ada yang tinggal di apartemen berdesain antik ini.

Turis bisa menyusuri tepian sungai Water of Leith, yang menghubungkan desa ke sudut kota Edinburgh. Sebelum keluar dari Dean’s Village, kami harus menyebrangi jembatan besi yang melintasi sungai. Dibutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk mengitari semua sudut desa ini.  Begitu kami menanjak kembali ke kota, perlahan pemandangan asri khas desa, rumah-rumah berdinding batu nan cantik, dan suara aliran sungai pun menghilang, berganti kembali ke hiruk pikuk kota Edinburgh. Dean’s Village bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Edinburgh yang gratis, menenangkan, dan dengan suasana berbeda.

Advertisements