Jetlag dan Istiqomah selama Ramadhan

Ramadhan tahun ini telah sampai di penghujungnya. Tahun ini, seperti beberapa tahun belakangan, Ramadhan jatuh di musim panas. Artinya, bagi kami yang berada di UK, waktu puasanya lama, yaitu sekitar 19 jam. Awal-awal puasa, jetlag!

Ramadhan jetlag! Buka puasa biasanya menjelang jam setengah 10 malam, dan sahur sekitar jam setengah 3 pagi. Jadwal antara buka puasa dan sahur yang sempit membuat kami bingung tidurnya kapan? Jadi, biasanya setelah sholat tarawih jam 12 baru tidur, bangun lagi jam setengah 2-an (waktu tidur = 1.5 jam). Lalu, setelah sahur dan subuh, jam 4 kurang tidur lagi sampai jam 7 (waktu tidur = 3 jam). Karena setelah jam 7, semua harus siap-siap untuk berangkat sekolah dan kantor. Jadi, kira – kira awal Ramadhan, jadwal tidur sekitar 4-5 jam…ย  Belakangan, kami sering ketiduran selepas Ashar (jam 7-an gitu). Kalau bisa tidur ya tidur, tapi biasanya gak bisa, karena anak gak tidur dan ngajak main aja.

Berhubung anak kami tidak sekolah di sekolah Islam (karena tidak ada yang di sekitar catchment area sekolah), jadinya agak kelimpungan juga mengajarkan agama dengan ilmu agama MakNyo yang cuman secuil ini.

Tapi, di bulan Ramadhan ini, MakNyo coba setidaknya membuat dia merasakan ‘reward’ dan kebaikan di bulan yang suci ini, biar senang! Kebetulan saya beli buku Ramadhan activity pack disini. Tapi berhubung isinya lumayan agak berat untuk anak 4 tahun, jadi yang saya pakai yang tabel Ramadhan goals nya saja. Tabel ini untuk mengukur pencapaian target selama 30 hari Ramadhan.

Konsistensi. Memasuki hari ke-29 #DAY29 #Ramadhan… . Pic 1: Ini adalah lembar kegiatan my Rhapsody selama Ramadhan (beli di Ramadhan Activity Pack @learningroots ) Niat awalnya menjadikan Ramadhan sbg waktu kami sama2 belajar.. Ada tiga kegiatan yang harus di ceklist setiap harinya selama Ramadhan: sholat, mengaji/baca surah/belajar hijaiyah, dan sirah/cerita Islam. Tapi dgn ilmu agama MakNyo yg cetek ini, ya seadanya sih aktivitasnya. Kalau dia tahannya 5 menit ya segitu, atau kurang ๐Ÿ˜… kalau ikutan sholat jamaahnya sambil main2 ya dihargain sudah mau niat ikutan jamaah.. yang penting dia KONSISTEN setiap hari melakukannya dan suka karena Ramadhan banyak rewards ๐Ÿค— kalau MakNyo cuman bisa ngasih stiker sbg rewards nya ๐Ÿ˜ smga semakin dewasa dia semakin mengerti bahwa rewards yg dikasih Allah SWT jauh lebih indah. . Pic 2: Buku2 ini sangat membantu MakNyo (yang selama bukan Ramadhan biasanya ketilep sama buku2 cerita lain heheh..) ๐Ÿ˜… trs sambil bacain jadi sambil belajar banyak juga. . Pic 3: Dia sudah bosan dikasih stiker! ๐Ÿ˜ฉ Jadi strateginya setiap 1 minggu berlalu dan stikernya lengkap dapat LEGO cards! Nih koleksinya buanyaaakk ๐Ÿค— . #kiddos #anak #islam #buku #eid #muslim

A post shared by Vanya2v (@vanya_2v) on

Setiap hari, untuk Radva saya buat 3 target: sholat, mengaji/huruf hijaiyah, siroh/cerita Islam. Setiap dia melakukan satu aktivitas tersebut setiap harinya dapat stiker ๐Ÿ˜€ . Lumayan, awal-awal semangat sekali, sampai melakukan aktivitas tersebut lebih dari 1x/hari. Tapi lama-kelamaan, sudah mulai bosan, dan gak tertarik stiker lagi.

Strateginya, setiap habis satu lembar atau satu minggu, diganjar satu bungkus LEGO cards (dari Sainsbury). Hasilnya, lumayan semangat. Namun, distraksi terus ada saat ia dapat LEGO cards cuma2 dari temannya bejibun, jadi gak antusias dengan LEGO cards lagi… Jadi, dengan ‘berat’ hati, ditawari kalau setelah Ramadhan semua chart terisi baik, ayo jalan-jalan ke Grufallo land. Hehehehe….. Cukup konsisten.

Menjaga ke-istiqomah-an terkadang susah, jenuh, apalagi bagi MakNyo yang sukanya random. Anak kecil memang kudu dikasih imbalan untuk awal-awal belajar, sebelum ia benar-benar mengenal ‘ikhlas’. Yang penting seneng dan seru dulu… Senengnya dapat, ilmunya dapat.
Kadang kalau dia bosan, ya sehari sebentar saja belajar, asal tidak hilang sama sekali, yang penting terus. Sembari membacakan dia cerita Islami, MakNyo sembari belajar juga dari buku-buku yang dibeli. Ini buku-buku terbitan Learning Roots dan Muslim Children Book, dan beberapa buku dari Indonesia yang dibawa kesini. Alhamdulillah sangat membantu….

Advertisements