Naik Kereta Menembus Awan ke Rigi-kulm

 

Hari ke-3 winter holiday kami di Swiss. Hari ini kami berencana untuk ke Mount Rigi, dari Luzern. Rencananya, kita akan naik kapal uap dari danau Luzern (lumayan kan memanfaatkan Tell-pass yang include lake lucerne boat exursion) ke Vitznau, dari sana naik cogwheel train ke Rigi-Kulm.

Di Luzern, kita bukan hanya bisa melihat objek turis Kapellbrucke (chapel bridge – jembatan kapel tua),  tapi bisa juga ekskursi kapal uap di danau Luzern. Tak jauh dari stasiun utama Lucerne, kita bisa menemukan pelabuhan kapal Luzern Banhofqouai.
Danau Lucerne terletak di tengah Switzerland dan terhubung ke beberapa tujuan wisata seperti gunung Pilatus, gunung Rigi, atau padang Rutli. Oleh karena itu, berlayar dengan kapa di danau Lucerne merupakan salah satu atraksi wisata populer.

Panorama indah, lansekap yang bervariasi, serta bangunan cantik di sekitar danau Lucerne kita jumpai selama berlayar. Arus yang menenangkan dan hembusan angin menambah sejuk suasana. Biayanya bervariasi tergantung dari jarak ekskursi yang kita ambil, mulai dari 34-45 Swiss-Franc (kelas 2) . Durasi juga bervariasi, tergantung dari rute yang ditawarkan, round-trip mulai dari 1 sampai 2.5 jam. Bisa di cek untuk jadwal ekskursi lengkapnya di  lakelucerne.ch

IMG_4554

Dalam kapal uap

Kapal uap dua tingkat ini sangat nyaman, kita bisa memilih duduk di dalam atau menikmati segarnya udara di dek kapal.  Bahkan, mereka juga menawarkan menu katering dengan gastronomi ala Swiss. Bisa juga combine tiket dengan menu breakfast/lunch, tapi berhubung kita sudah ikut tiket Tell-pass jadi dapat yang kelas 2.

Oia, begitu turun dari kapal, para awak kapal juga membagi-bagikan roti khas secara cuma-cuma.  Jangan kelewatan ya, kan lumayan untuk bekal melanjutkan perjalanan. Rasanya, seperti campuran kacang-kacangan dengan rempah harum, yummy….

DSC_0495

Dermaga Vitznau yang vintage

Begitu turun dari kapal di Vitznau – pelabuhan yang terasa vintage sekali, kita langsung mengantri untuk naik cogwheel train Rigi-bahn ke atas Rigi-kulm. Pertama kali kita naik kereta ke atas gunung, biasanya naik cable-car, sensasi berbeda sekarang.

Lintasan kereta Rigi-Bahn dari desa Vitznau-ke puncak Rigi (Switzerland) merupakan lintasan kereta gunung tertua di Eropa, dibuka tahun 1871. Rigi-bahn beroperasi di pegunungan Rigi yang terletak di antara Danau Luzern. Kereta yang saya naiki merupakan kereta uap yang sudah beroperasi selama 80 tahun (dari tahun 1937) loh!
Meskipun sudah tua, tapi masih awet, terpelihara dan lancar jalannya.  Day-ticket tiket kereta Rigi-Bahn dibandrol seharga 50 CHF.

 

Dari sisi danau Luzern di Vitznau, kereta mulai menanjak bukit dan terus menanjak selama kurang lebih 35 menit hingga sampai ke puncak Rigi-Kulm. Pemandangan hijau mulai berganti dengan putihnya salju, lalu kereta terus menanjak hingga menembus awan, dan terlihatlah pemandangan  spektakuler, yaitu deretan puncak pegunungan di atas awan. Para turis sangat mengagumi keindahan sepanjang perjalanan kereta.

DSC_0497

Kereta tua cogwheel train

Awalnya kami menembus awan, yang saat di dalam kereta, semuanya hampir tidak terlihat apa-apa, karena awan itu ternyata seperti kabut yaa…. Lalu, tiba-tiba… jeng..jeng… kita sudah berada di atas awan dengan puncak-puncak gunung di kejauhan. AllahuAkbar… MaashaaAllah.. Jangan sampai kelewatan mengabadikan panorama cantik ini!

IMG_4671

Pemandangan saat kereta naik menembus awan

Kereta ini membawa ketinggian 1.798 meter di atas laut, yaitu ke Rigi-Kulm atau puncak gunung Rigi. Gunung Rigi merupakan salah satu gunung tujuan wisata di Swiss, dan kerap dijuluki ‘Queen of the Mountains’ karena kecantikannya. Sesampainya di puncak, kita bisa menikmati keindahan pegunungan di atas awan. Itu awan loh, bukan salju.. Kebayang kalau yang ski meluncur ngira itu salju, padahal awan, eh langsung tembus.. oh no :p . Di atas Rigi-kulm, para turis ramai berfoto ataupun meneropong pemandangan.

Di puncak Rigi ini, bisa juga kita temukan lokomotif pertama Rigi-Bahn. Lokomotif ini dibuat tahun 1858 (tapi di  plat ditulis 1873) dan merupakan lokomotif tertua Swiss yang masih tersimpan. Tips saat sampai di Rigi-Kulm, berhubung jalan menanjak dan licin, kalau bisa pakai sepatu yang proper. Kalau gak, seperti saya, kepleset terus saat mau naik ke puncak.

Tiba juga saatnya menuruni puncak Rigi, seakan tak mau berpisah dengan pegunungan yang berselimut salju tebal. Kereta pun melaju  menembus awan untuk kembali lagi ke daratan Vitznau.

Bukan Syahrini. Sekian. . . Sok #model #rigi #mountain #swiss #cloud #snow #winter

A post shared by Vanya2v (@vanya_2v) on

Rigi-kulm trip was beyond our expectation! It was very amazing with spectacular view and many surprises to our eyes. We enjoyed the cogwheel train Rigi-Bahn, as it took us to kinda ‘fly’ into the cloud.

Advertisements