Never ending sledging

Sledging memang menjadi prioritas utama kita winter holiday… Bukan apa-apa, pengennya sih main ski, tapi sewanya/course-nya mahal euy, juga agak serem takut kenapa2 dengan tulang karena kita belum pernah sama sekali. Baju sih udah kayak pemain ski, tapi aktivitasnya sledging :p

 

 

DSC_0132

Gaya sih pemain ski, tapi ternyata pemain sledging

 

Hari ke-2 di Engelberg, fokus kita adalah bersenang-senang saja, bermain seluncuran. Tujuan pertama kita adalah ke Furenalp, karena disana sledging-nya gak pakai sewa, alias gratis, bisa dipinjam sepuasnya seharian. Dengan Tell-pass sudah termasuk biaya naik cable car ke atas Furenalp. Bus ski di Engelberg gratis, dan dari hotel kesana hanya belasan menit.

Sesampainya disana, kita agak kaget arena nyaris tidak ada turis yang terlihat. Belum lagi, cable car-nya terlihat agak menyeramkan karena hanya menampung 4-5 orang, serta cuman ada 2, dengan 1 tali saja. Wew…. kalau setelah naik cable Titlis atau Brunni, ini terlihat sangat menantang!

Begitu sampai di stasiun puncak Furenalp, kita bisa langsung meminjam sledge kayu. Lintasan sledge 1 km panjangnya. Tapi berhubung kami baru pertama kali, jadinya cuman meluncur maximum 50 meter, hehehe…

Panorama dari Furenalp sangatlah baguuuusss… Subhanallah… kayak di studio foto aja <3. MaashaaAllah… indah sekali. Untung kita ke Furenalp yang sepi turis dan sangat natural. Saking naturalnya, gak ada pembatas atau tanda-tanda batas ski atau sledge di lintasannya, langsung ke tepi tebing. Heuu….

Menjelang siang hari, akhirnya ada 2-3 anak yang datang untuk sledging. Selebihnya orang dewasa yang ski free-style, sampai paraglidng, pokoknya kalau di Furenalp lebih ekstrim orang lokal yang datang winter sport-nya. My Rhapsody enjoyed his first sledging very much… gak mau pulang-pulang, sampai akhirnya dia kecapean ketiduran di atas salju, udah habis baterenya :p

DSC_0233

Bocah uda habis batere, bobo.. kita mah poto

Setelah turun dari Furenalp dan ISOMA, kita iseng ke Brunni. Ternyata disana sledging-nya bayar sewa 8 CHF/day. Wah, kita datang sudah tinggal 1 jam mau tutup akhirnya kita pulang deh, cuman main-main di Yeti Park-nya.

Eh, masih belum pulang juga, akhirnya kita main ke Trubsee, di kaki gunung Titlis. Di Trubsee, ada snow experience park dengan berbagai tipe seluncuran, mulai dari snow-tubing dengan ban,Β  sit-skis, sampai minibobs. Ternyata juga, disini gratis. Tapi, gak enaknya harus antri berebut dengan para turis (yang pasti banyak dari Asia) dan lintasannya cuman beberapa meter.

Lengkapnya, video kita sledging (and crashing) di ketiga gunung ini (yak, hari ke-2 ini kita turun-naik 3 gunung dalam sehari!), bisa dilihat disini:

Baru juga MakNyo coba meluncur dengan minibobs, ternyata meskipun lintasannya tidak panjang, tapi curam! Lumayan seram karena susah dikendalikan apalagi kalau panik. Jadilah, MakNyo jatoh gelundung di tengah jalan dan gagal meluncur sampai ujung,Β  Sledging hari ini ditutup dengan pergelangan kaki terkilir… T_T , Sementara itu bapakNyo dan Rhapsody masih bermain puas hingga diteriakan penjaga Trubsee, “Finish… we finish, 5 pm now!”

IMG_4429

Emak-emak gak inget umur pas sledging, asal jangan gigi duluan berhentinya :p

Untung saja kita gak ketinggalan the last cable car turun ke Engelberg lagi. Fiuh…. Alhamdulillah…Β  Serunya sledging!! Kids (and big kids) loved it!Β  πŸ˜€

Advertisements